Selasa, 08 Februari 2011

Everlasting 2/2 end


Tittle : Everlasting
Pairing : KyuHae
Genre : Friendship
Summary : Ketika kyuhyun menemukan laki-laki manis di sebuah taman pada malam hari. ia hanya berfikir untuk membawa nya dan menjadikannya teman baik.





Dan mereka menjadi teman sekamar. Kyuhyun selalu mengingatkan donghae untuk tidak perduli kepada kedua orangtuanya, kyuhyun selalu menyuruh donghae untuk menganggap bahwa kedua orangtuanya tidak ada. Ada sedikit rasa bersyukur dalam diri donghae ketika ia terlahir dari rahim seorang ibu yang baik dan seorang ayah yang begitu bijaksana. Kedua orangtuanya begitu mencintai donghae sangat ... sangat ... dan sangat ....dengan melihat kondisi kyuhyun sebagai anak broken home cukup mengejutkan donghae, bahwa ada kedua orangtua yang tidak perduli pada kehidupan anaknya.
Donghae melirik kyuhyun sibuk dengan buku-buku pelajaran yang tidak dimengertinya. Donghae hanya tau bahwa angka-angka itu pernah membuatnya pusing ketika ia duduk dibangku sekolah. Donghae hanya tidak mengerti kenapa kyuhyun begitu jatuh cinta dengan pelajaran matematika. Bahkan itu adalah pelajaran yang sangat dibenci oleh donghae. Donghae baru saja ingin bertanya kepada kyuhyun, ketika ponselnya berdering.
Donghae hanya berbicara hallo untuk sesaat lalu ia ingat ia tidak mengatakan apa-apa lagi, ponsel ditangannya terjatuh kelantai begitu saja. Tiba-tiba lututnya lemas, kyuhyun yang melihat itu langsung menghampiri donghae dan menopangnya ketika donghae runtuh jatuh ke lantai. Ia ingat bahwa saat itu kyuhyun membangunkannya dan memeluknya. Kyuhyun panik tidak mengerti apa yang terjadi. Ia hanya mencoba menenangkan.
“ aku harus pulang. Harus sekarang pulang” kata donghae menarik diri dari pelukan kyuhyun dan mencari kopernya. Kyuhyun menghalanginya dan memaksa donghae menatapnya.
“ hyung, apa yang terjadi”
“ aku harus pulang sekarang kyuhyun. Harus”
“ tidak hyung, aku tidak akan mengizinkan kau pulang dalam keadaan seperti ini”
“ ayahku meninggal kyuhyun, aku harus pulang !!!” teriak donghae. Mendengar itu kyuhyun hanya terkejut dan menatap donghae sedih.
“ benarkah ...”
“ ayahku mengumpukan banyak uang bahkan ia menjual tokonya untuk membiarkanku belajar di sini ... tapi aku belum selesai, aku bahkan belum mencapai akhir .. tapi ia pergi sekarang, tuhan mengambilnya kyuhyun, tuhan mengambilnya dariku” donghae berteriak-teriak menangis hebat.
“ hyung, tenanglah ... panik tidak akan menyelesaikan masalah” kata kyuhyun masih mencegah donghae.
“ aku harus pulang sekarang apapun yang terjadi !” ucap donghae mengemaskan barang-barangnya.
“ hyung, lalu bagaimana dengan kuliahmu ?” tanya kyuhyun
“ apa penting kyuhyun kau bertanya tentang hal itu ketika aku dalam keadaan seperti ini. Aku sudah tidak perduli lagi tentang kuliah ku !!!” kata donghae masih terus mengemaskan barang-barangnya.
“ Tapi itu adalah keinginan ayahmu hyung. Dan kau harus menepatinya !!!” kyuhyun sedikit berteriak.
Donghae tiba-tiba berhenti. Membenarkan ucapan kyuhyun. Ia hanya menangis dan menangis, melarang kyuhyun mendekatinya atau memeluknya. Donghae benar-benar tidak bisa berfikir jernih untuk saat ini. Ia hanya tidak tau apa yang harus ia lakukan. Hari ini ujian pertama nya semenjak ia pindah kuliah, tapi disisi lain ayah nya meninggal dan ia harus pulang. Meskipun sang ibu melarangnya untuk pulang, meskipun sang ibu menyuruhnya untuk tetap disini dan mengikuti ujian. Tapi donghae benar-benar ingin melihat ayahnya.
Udara pagi itu dingin, donghae hanya memakai kaos seadanya ketika ia belum siap untuk berangkat kuliah, namun kabar buruk yang baru saja di terimanya membuatnya bimbang untuk melakukan aktivitas apapun. Mendadak kepala donghae terasa pusing dan berat, dan donghae hanya mengingat bahwa saat itu ia tidak sadarkan diri, ketika untuk terakhir kalinya ia mendengar kyuhyun berteriak.
__________
Donghae terbangun ketika ia menyadari dirinya terbaring di tempat tidur kyuhyun. Meskipun selama ini ia tidur di kamar kyuhyun, donghae tidak pernah sekalipun berbaring ditempat tidur kyuhyun. Bukan karena kyuhyun tidak memperbolehkan, tapi donghae menolaknya dan lebih memilih untuk tertidur di sofa panjang yang ada di sudut kamar kyuhyun. Jadi ketika ia terbangun, ia cukup terkejut dengan dirinya sendiri.
Kyuhyun membuka pintu kamar dengan perlahan dengan membawa makanan dan air putih di sebuah nampan kecil. Ia terkejut melihat donghae sudah bangun, tanpa berfikir panjang kyuhyun langsung meletakan bubur dan air yang dibawanya ke meja dan duduk ditempat tidurnya menatap langsung di mata donghae.
“ apa yang terjadi dengan diriku kyu ?” tanya donghae, sedikit lupa dengan meninggalnya ayahnya
“ kau jatuh pingsan kemarin pagi” kyuhyun jujur
“ kenapa ?” tanya donghae sekaligus berfikir keras kenapa ia bisa pingsan tiba-tiba. Kyuhyun tidak menjawab langsung, ia hanya menundukkan kepalanya menunggu donghae mengingatnya sendiri.
“ Ayah ... ayah, iya ayahku ... aku harus pulang, aku ingin melihat ayah untuk terakhir kalinya” kata donghae ketika akhirnya ia mengingat dan bangun dari tempat tidurnya. Kyuhyunmemperhatikan itu dengan pandangan sedih. Donghae turun dari tempat tidur dan mencari kopernya, namun tiba-tiba ia berhenti seperti mengingat sesuatu. Donghae membalikan tubuhnya dan menatap kyuhyun serius, air mata sudah jatuh di sela pipi donghae.
“ kau bilang tadi, aku pingsan kemarin pagi ?” tanya donghae. Kyuhyun mengangguk patuh
“ itu berarti ... saat ini hari sudah berganti .. dan aku, aku tidak bisa melihat ayahku ? bahkan, aku tidak ikut ujian ?” donghae panik
“ aku sudah menghubungi dosen dan meminta izin untukmu hyung” kata kyuhyun hati-hati
“ lalu .. apa kau juga meminta izin pada tuhan, agar ayahku bisa bertahan hidup untukku ?” tanya donghae. Ia tau itu pertanyaan bodoh. kyuhyun terkejut dengan pertanyaan donghae dan menunduk lagi.
“ Kau tidak melakukan itu untukku kyu ....”
“ hyung, kau tidak boleh menyalahkan tuhan”
“ aku tidak menyalahkan tuhan. Tapi aku menyalahkan diriku sediri, kenapa aku bisa tidak berada di sisi ayahku untuk terakhir kalinya !!!!!” teriak donghae
“HYUNG !!!!!” teriak kyuhyun emosi dan berdiri menghampiri donghae dan mendorongnya ke dinding kasar.
“ Itu adalah takdir, tuhan sudah merencanakan semua itu. Hidup dan mati seseorang. Kau pikir ayahmu mau mati begitu saja, bahkan ia tidak bisa melihatmu di hari terakhirnya hidup. Memang kau pikir kau bisa berbuat apa jika tuhan sudah menunjukan jalan seperti ini. Apa yang ingin kau cegah !!!” teriak kyuhyun emosi. Donghae hanya diam membisu.
“ kenapa kau berteriak padaku kyuhyun” tanya donghae pelan seperti sebuah bisikkan
“ karena aku perduli padamu hyung ... karena aku sahabatmu” jawab kyuhyun, kini suara terdengar lebih tenang. Tanpa diminta donghae kyuhyun memeluknya. Membisikan kata-kata yang mungkin bisa membuat laki-laki dalam pelukannya tenang, yang mungkin bisa membuat donghae akhirnya sadar. Menangis, berteriak, emosi tidak akan menyelesaikan masalah apapun, yang harus ia fikirkan saat ini adalah meraih impiannya, impian sang ayah. Meraihnya dengan didampingi sahabat, ya ... sahabat. Itu adalah kyuhyun.
__________
Donghae berdiri dengan wajah menempel ke kaca. Matanya mengikuti salah satu ikan di dalam akuarium. Ikan itu berwarna orange dan memiliki tiga strip mengalir di tubuhnya. Ikan itu terlihat seperti ikan Nemo di 'Finding Nemo'. Donghae masih menempelkan wajahnya begitu dekat di kaca mengikuti ikan yang di icarnya berenang kesana-kemari. Donghae tersenyum dan terkikik sendiri melihat ikan-ikan didalam akuarium tampak seperti berebut menatapnya. Berkerubung menjadi satu seperti seolah mereka bisa bicara dan berteriak-teriak ‘plilih aku ...pilih aku ..’.  Kyuhyun hanya berdiri di belakang Donghae dan tertawa kecil. Donghae tampak lucu seperti itu. Wajahnya menempel di kaca, tangannya berbaring di kaca juga, dan matanya melotot menggoda ikan-ikan. Bukan hanya senang bahwa teman barunya itu sedikit melupakan situasi yang terjadi seminggu yang lalu, tentu karena kyuhyun berjanji akan membelikan ikan untuknya.
“ hyung” panggil kyuhyun dibelakang donghae
“ kyuhyun aku mau yang ini” kata donghae tanpa berbalik dan masih fokus pada ikan-ikan di dalam akuarium
“ yang mana ?” tanya kyuhyun berjongkok disamping donghae
“ yang itu ... yang warnanya orange” donghae menunjuk
“ semua ikan didalam berwarna orange hyung” kyuhyun hanya menggeleng
“ yang itu ...yang itu ...” kata donghae menunjuk-nunjuk
Terlihat seorang wanita tua memperhatikan donghae dan membungkuk pada kyuhyun dengan sopan. Lalu mengambil ikan yang dimaksud donghae. Ketika bibi itu mengambil satu ikan, donghae tiba-tiba cemberut menatap kyuhyun. Lalu menggeleng “bukan yang itu” kata donghae merengek. Lalu kyuhyun mencoba membantu bibi penjual ikan untuk mencari ikan yang donghae maksud.
“ yang warnanya orange kyuuuu” donghae tidak sabar, matanya melotot menunjuk-nunjuk ikan
“ tapi semuanya berwarna orange hyung” kata kyuhyun sabar.
“ ituuuuu kyuuuuu,,, yang manis dan lucu” kata donghae sambil menarik-narik jaket kyuhyun. Kyuhyun hanya tersenyum melihat donghae seperti itu. Ia berfikir, ya .... manis dan lucu. Itu kau hyung. Lalu kemudian kyuhyun berusaha mencari dan akhirnya, ikan itulah yang diinginkan donghae.
 Saat itu Donghae menjauhkan wajahnya dari kaca, wajah dan sidik jari tangan masih terlihat di kaca, dan ia melompat karena gembira. Dia tidak benar-benar berpikir bahwa ia akan bisa mendapatkan ikan yang dibelikan oleh kyuhyun. Lalu beberapa menit kemudian ikan itu sudah menjadi milik donghae sepenuhnya ... sambil mengamati ikan didalam plastik kecil ia berteriak.
“ kyuhyunnnnnnnnnnnnn” teriak donghae
“ apa ???” jawab kyuhyun
“ tidak aku tidak bermaksud memanggilmu”
“ lalu kenapa hyung berteriak namaku”
“ kau ... tidak !!! ikan ini akan aku berikan nama ‘kyuhyun’” kata donghae tersenyum, matanya tidak lepas dari ikan tersebut
“ kenapa harus kyuhyun” kyuhyun penasaran
“ karena dia manis dan lucu. Karena aku ingin melindungi kyuhyun (ikan) ku dengan segenap hatiku. Aku akan menjaga dan merawatnya ... dan juga aku akan, aku akan selalu ada disampingnya” kata donghae
“ aku tidak bermaksud tidak suka. Tapi aku cemburu” kata kyuhyun jujur. Donghae mendongak pada kyuhyun
“ kenapa cemburu .. kau cemburu pada ikan” kata donghae
“ kau akan lebih memperhatikan kyuhyun” jawab kyuhyun
“ ya aku memperhatikanmu” kata donghae bingung
“ kyuhyun .. ikanmu maksudku, ya hyung ... lihat kau saja bingung. Beri nama lain” pinta kyuhyun
“ tidak mau”
“ hyung ....kau bisa mencari nama lebih bagus dari itu untuk ikanmu”
“ tapi aku suka memberinya nama kyuhyun”
“ tapi itu namaku” kyuhyun berusaha
“ karena itu namamu maka dari itu aku meminjamnya, karena aku ingin selalu bisa menjadi teman baik untuk kyuhyun ...” tutur donghae
“ kau dan ikanku” lanjut donghae sambil berjalan begitu saja. Kyuhyun hanya pasrah dan tersenyum. Tapi tentu saja ia tidak suka disamakan dengan ikan.
Kyuhyun mengejar donghae dan merangkulnya. Kyuhyun senang ia bertemu dengan donghae. Kyuhyun senang ia mengenal donghae. Kyuhyun senang ia berteman dengan donghae. Sekalipun donghae terkadang menyebalkan, sering membuatnya bingung dengan kelakuaannya yang terlalu hiperaktif menurut kyuhyun, tapi kyuhyun senang ... dan ia tidak pernah menyesali apapun sekalipun ia pernah melihat donghae menangis. Bahkan ia senang melihat air mata yang mengalir dari mata donghae.
Donghae tidak pernah berfikir ia akan memiliki sahabat sebaik kyuhyun. Memberikannya tempat untuk tidur, memberikannya makan, memberikannya ... bahkan se ekor ikan lucu. Kyuhyun terlalu polos untuk seorang laki-laki yang harus terperangkap dalam keadaan orangtuanya, kyuhyun terlalu polos untuk mendengar teriakan-teriakan yang tidak seharusnya ia dengar. Dan kyuhyun butuh bantuan. Dan disinilah, donghae ingin menjadi sahabat kyuhyun. Sahabat yang selalu ada disaat senang maupun sulit, ketika kyuhyun tersenyum ... donghae ingin menjadi orang pertama yang melihatnya, ketika kyuhyun menangis, donghae ingin menjadi orang pertama yang menyeka air matanya. Sungguh ... mereka hanya akan menjadi sahabat selamanya. Itu adalah harapan dan doa keduanya.
THE END
A/N : aku sungguh tidak dapat menemukan ending yang bagus. Lihat ... itu terlalu cepat untuk berakhir menurutku. Maaf ... mengecewakan ! aku begitu terlalu fokus pada fic selanjutnya ....


1 komentar:

  1. aku suka bnget ma ceritanya
    plagi brothershipnya Haekyu

    BalasHapus