Sabtu, 25 Desember 2010

KRY 4

PART 4




Kyuhyun berjalan melewati lorong dengan pikiran kacau. Dia tau tidak seharusnya dia bersikap sombong pada donghae. Benar, menyukai atau mengagumi seseorang memang tidak bisa di paksakan. Tapi ada sedikit perasaan aneh dalam diri kyuhyun. ‘kenapa donghae tidak menyukai nya’. Di saat kyuhyun berfikir keras, tiba-tiba tangan seseorang merangkulnya akrab. Kyuhyun mendongak untuk melihat. YESUNG.
“ hyung .... kemana saja kau ?” tanya kyuhyun, kemudian melirik ryeo wook di samping yesung dan dua orang yang belakangan ini telah merubah dua sahabat nya itu. Tentu, dia adalah sungmin dan eunhyuk.
“ aku menunggu mu di depan kantin. Tapi kau tidak juga datang. Kami yang seharusnya tanya, kemana saja kau ?” yesung menjelaskan
“ aku tidak pernah punya niat datang kemari” jawab kyuhyun. Eunhyuk menoleh pada kyuhyun.
“ kenapa ? apa kau tidak senang menginjakan kaki di sini ?” tanya eunhyuk cemberut. Kyuhyun kemudian menggeleng dengan cepat.
“ bukan itu maksudku. Tapi ....” kyuhyun belum menyelesaikan kata-kata nya ketika tiba-tiba suara seseorang menggema di lorong.
“ KARENA DIA MENOLONGKU !!!” donghae bergabung. Kyuhyun menatap donghae terkejut. Sungmin, eunhyuk, yesung dan wooky menatap ke arah kyuhyun dengan pandangan bertanya-tanya.
“ kyu, bukankah kau membenci donghae ?” tanya wokky.
“ hahaha ... aku rasa kalian salah. Aku bisa lihat dengan mata ku bahwa dia mengagumiku” kata donghae bangga.
“ siapa ? aku ? mana mungkin aku mengagumimu, memangnya kau pikir kau siapa ?” kyuhyun mulai emosi
“ tapi kau menolongku tadi” kata donghae tersenyum menggoda
“ bukankah kita sudah membahas ini tadi, kenapa harus di ulang ... oh, aku tau. Kau sengaja membicarakan ini agar mereka semua menertawakanku. Iya kan ???” kyuhyun semakin emosi. Semua yang ada di sana hanya menggeleng-gelengkan kepala mereka, tidak mengerti kenapa dua orang di hadapannya kini selalu bertengkar.
“ kyuhyun, jangan bicara begitu” yesung menepuk kepala kyuhyun, kyuhyun meringis kesakitan
“ donghae, jangan membuat orang emosi. Jaga sikap mu ...” pinta sungmin
“ kau puasssss !!!” kyuhyun mendorong pundak donghae pelan, donghae hanya terkejut, namun tidak ada niat untuk maju membalas
“ puas untuk apa, karena mereka ....mereka bahkan tidak menertawakanmu. Kau sendiri yang mengambil kesimpulan seperti itu” kata donghae bersikap dewasa
“ lalu ... apa maksudmu mengatakan hal itu. Kau ingin mereka mengakui bahwa aku mengagumimu. TIDAK AKAN PERNAH !!!!” kyuhyun mencoba menahan emosi.
“ K.R.Y ....” ucap donghae, kyuhyun, wokky dan yesung menoleh. Melihat ketiga nya memperhatikan, donghae mengulang ucapan nya.
“ cho kyu hyun .. dengar, aku bicara tentang kejadian tadi bukan karena ada maksud buruk apapun. Aku hanya ingin mereka tau, kalau kau telah membantuku. Jadi, sekalipun kau membenciku ... tapi kau tetap menolongku. Itu menandakan bahwa sebenarnya kau punya hati yang baik” ucap donghae menarik eunhyuk dan sungmin. Kedua teman nya terkejut, namun meminta diri untuk pergi. Dan mereka bertiga meninggalkan KRY di sana.
“ hati mu baik kyuhyun ...” kata yesung tiba-tiba
“ hati donghae juga baik ..” yesung melanjutkan
“ lalu apa salahnya jika kau membuka dirimu untuk berteman dengan nya” wokky menimpali
“ hyung ....kenapa kau jadi membela nya” kyuhyun cemberut
“ kyu, jujur padaku ... dibandingkan dengan sisi buruk donghae, yang mana yang sering kau temukan jika dibandingkan dengan sisi baik donghae?” tanya yesung mengacak-acak rambut kyuhyun
“ aku fikir itu adalah sisi buruk !!!” kyuhyun beranjak pergi meninggalkan yesung dan wokky.
(yesung dan wokky saling pandang dan berjalan perlahan mengikuti kyuhyun dari belakang)
“ dia masih belum mau mengakuinya ..” kata wooky. Dibalas dengan anggukan yesung.

***

Saat itu hujan begitu deras. Eunhyuk dan sungmin sudah lebih dulu kembali ke rumah. Donghae meminta ijin pada kedua sahabatnya untuk pulang telat, karena ada sesuatu yang harus dicarinya. Sekalipun donghae terlihat seperti anak malas, tapi sebenarnya dia adalah yang paling rajin dan tekun dalam hal belajar. Seperti kali ini. Ia mencoba mencari buku di perpustakaan, namun buku itu telah di pinjam mahasiswa lain sehingga ia harus mencari nya di toko buku. Hanya dengan menggunakan hoodie donghae berlari menelusuri jalan dengan hujan lebat yang mengguyurnya sejak tadi. Hanya dengan satu tujuan, mendapatkan buku yang dicarinya.
Kyuhyun yang tidak sengaja melihat donghae dari kaca mobilnya, terkejut melihat donghae basah kuyup berlari entah kemana. Kyuhyun mencoba mengejar donghae dengan mobil nya, ketika ia melihat donghae berhenti sejenak untuk mengatur nafas, kyuhyun langsung keluar mobil dan berlari mengampiri donghae. Donghae ketika itu ingin melanjutkan pergi, namun tangan seseorang mencegahnya. Donghae mendongak.
“ kau sudah gila ... kau hanya keluar dengan menggunakan hoodie, bahkan kau tidak membawa payung. Kau ingin mati !!!!” kyuhyun berteriak, dia tau jika ia bicara normal, donghae tidak akan mendengarnya karena suara hujan yang begitu deras.
“ lepaskan tangan ku. Apa seh maumu kyuhyun ... kenapa kau menggangguku terus ???” donghae berteriak
“ kau memang benar-benar idiot !!!” kyuhyun emosi
“ dengar, Aku tahu semua tentang dirimu Cho Kyuhyun. Kau sudah kaya sejak hari pertama kau lahir. ya tuhan ...., mungkin tempat tidur mu terbuat dari emas murni. Kebanyakan orang mungkin menyukai mu. Tapi aku tidak ! aku lebih suka berdiri di tanah kotor dan menjadi orang miskin, dibandingkan menjadi orang-orang seperti mu yang sombong dan yang bisa kau lakukan kepada orang-orang miskin sepertiku hanya menjatuhkan nya ke tanah dan berteriak-teriak seperti ini !” donghae menangis. Tentu saja kyuhyun tidak tau hal itu, karena air mata donghae sudah bercampur dengan air hujan yang mengguyur seluruh tubuhnya.
Kyuhyun menatap sosok donghae bingung. Tidak marah dengan ucapannya, tapi shock. Tidak ada yang pernah mengatakan hal-hal seperti itu sebelumnya bahkan di depan dirinya sendiri, tapi anehnya dia tidak marah sama sekali.
“ aku menyesal donghae, aku tidak bermaksud mengatakan kau idiot” ucap kyuhyun datar. Wajahnya basah dengan air hujan. Donghae tertawa mendengar itu, lebih seperti mencibir.
“ biarkan aku mengantarmu pulang” pinta kyuhyun
“ kenapa ? kau ingin mengejek rumah ku juga. Tapi sayang, aku tinggal dengan sungmin dan eunhyuk sekarang” kata donghae
“ ini hanya tidak baik jika kau harus melewati ujian besok karena sakit” kata kyuhyun khawatir.
“ bagaimana kau tau aku ujian besok ...?” tanya donghae curiga
“ eunhyuk mengatakan itu” kyuhyun jujur. Donghae hanya tertawa. Ia melihat wajah kyuhyun dan tubuhnya yang basah, donghae sungguh tidak habis berfikir ‘kenapa kyuhyun melakukan semua ini’.
“ baik ...” ucap donghae akhirnya.
Di dalam mobil, untuk beberapa saat keduanya saling diam satu sama lain. Donghae hanya menatap keluar jendela dengan pandangan kosong. Sampai pada akhirnya kyuhyun memulai bicara.
“ aku minta maaf hae” kata kyuhyun
“ namaku donghae, hanya orang-orang tertentu yang ku izinkan memanggil nama panggilku” jawab donghae tanpa menoleh
“ oke, aku minta maaf donghae, tapi segala sesuatu yang kau katakan itu adalah benar” kyuhyun mengakui. Donghae hanya tertawa.
“ bagaimana bisa seorang idola yang dipuja-puja setuju dengan ucapan ku” kata donghae mencibir. Ada jeda beberapa saat sebelum kyuhyun menjawab.
“ aku tidak tau, aku hanya ...aku hanya ingin kita berteman !” ucap kyuhyun akhirnya. Mungkin jika disana ada yesung dan wokky ... keduanya akan memeluk dia saat itu. Donghae akhirnya menoleh. Dia benci laki-laki disamping nya. Tapi dia tidak bisa memungkiri bahwa dia tidak ingin membencinya, tapi beberapa hari belakangan ini kyuhyun selalu membuatnya emosi dan marah, dan sekarang ia ingin menjadi teman. Itu cukup tidak bisa dimengerti oleh donghae
“ kenapa ?” tanya donghae
“ karena ... kau telah banyak mengajarkanku hal-hal baik” ucap kyuhyun jujur
Saat itu donghae telah sampai di apartemen nya. Sebelum ia keluar mobil ia melihat langsung ke mata kyuhyun. Ada wajah tulus disana ketika kyuhyun memintanya menjadi teman.
“ baiklah ... mulailah dengan menjadi diri sendiri” kata donghae keluar mobil tidak lupa mengucapkan terima kasih. Kyuhyun hanya menatap kepergian donghae, masih tidak mengerti dengan kata terakhir donghae.

***

Donghae membukan pintu sengan tubuh basah karena guyuran air hujan. Sungmin hampir berteriak ketika melihat donghae pulang dengan keadaan seperti itu. Eunhyuk yang awalnya tidak perduli langsung berlari khawatir pada keadaan sahabat baiknya itu.
“ ya tuhan donghae, kenapa kau basa kuyup seperti ini. Kau bisa sakit donghae” teriak hyuki sambil memegang kening donghae panik
“ eunhyuk, cepat buatkan susu hangat” pinta sungmin, eunhyuk mengangguk mematuhi
“ aku akan ambilkan selimut” kata sungmin berlari kecil. Lalu beberapa detik kemudia ia kembali dengan selimut di tangannya. Donghae yang duduk di sofa mencoba menenangkan tubuhnya dengan kehangatan selimut yang diberikan sungmin. Beberapa menit kemudian eunhyuk datang dengan susu hangat nya.
“ bukankah kau ke toko buku ?” tanya sungmin serius
“ bahkan belum sempai, hujan terlalu deras, aku tidak sanggup ke sana” jawab donghae sambil meminum susu
“ tidak sanggup” eunhyuk tampak tidak mengerti
“ jarak dari kampus ke toko buku lumayan jauh, jika aku naik taksi, aku tidak bisa membeli buku. Taksi terlalu mahal” jawab donghae jujur. Sungmin menundukan kepalanya merasa tidak enak
“ tapi kau bisa naik bus kan ?” tanya eunhyuk lagi
“ aku tertinggal... maka dari itu aku jalan” jawab donghae lagi
“ kau bilang jaraknya jauh, tapi kau jalan kaki dengan hujan deras seperti ini. Kau mau mati !!!!” teriak eunhyuk emosi
“ LEE HYUK JAE , tidak perlu berteriak seperti itu” sungmin mencoba menenangkan
“ ucapanmu ... seperti kyuhyun” kata donghae mengejutkan kedua sahabat nya
“ apa maksudmu ?” tanya sungmin
“ tidak ada apa-apa. Tidak usah dibahas” pinta donghae
“ lalu dengan buku bagaimana ?” tanya eunhyuk, donghae hanya mengangkat bahu tanda bahwa ia sendiri tidak tau
“ kau butuh untuk kapan ?” sungmin bicara dengan bijaksana
“ lima hari lagi”
“ biar aku yang beli nanti. Jadi jangan pergi sendirian lagi seperti ini” pinta sungmin. Donghae hanya mengangguk mengerti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar