PART 3
Kyuhyun berjalan dengan emosi menjadi-jadi. Entah kenapa kedua temannya itu begitu senang membuatnya marah. Kyuhyun mencibir dan bicara sendiri, beberapa orang yang melihatnya tampak terlihat heran melihat seorang idola seperti kyuhyun bicara sendiri seperti itu. Di tengah jalan, tiba-tiba ia menabrak seseorang. Emosinya semakin menjadi-jadi ketika ia sedang dalam amarah besar seperti ini. Belum sempat kyuhyun bicara, seseorang menepuk kepalanya dengan buku (cukup tebal).
“ ya .... kau punya mata atau tidak !!!” teriak seseorang yang memukul kyuhyun. Kyuhyun mengangkat wajahnya dan ingin mulai bicara, namun ketika ia melihat seseorang dihadapannya, tak satupun kata-kata keluar dari mulutnya. Orang yang memukul kyuhyun tadi pun terkejut.
“ KRY !!!” ucap donghae terkejut. Matanya fokus menatap ke arah kyuhyun dengan tatapan penuh rasa kagum. Karena biar bagaimanapun kyuhyun adalah seorang idola. Dan kini ia ada dihadapannya, dan kali ini hanya ada mereka berdua. Melihat donghae menatapnya seperti itu, kyuhyun tersenyum mencibir.
“ kenapa ? begitu kagum padaku kah .... sehingga tak bisa berkata apa-apa” ucap kyuhyun tersenyum mencibir
“ KRY “ ucap donghae tidak percaya
“ ya tuhan ... benar-benar gila orang ini” kata kyuhyun. Setelah kyuhyun masih terdiam sengaja terus berdiri dihadapan donghae dan tidak beranjak dalam waktu 15 detik, akhirnya donghae sadar.
“ sudah selesai mengagumiku” tanya kyuhyun mengejek
“ bicara apa kau ...”
“ ya ... tidak usah bicara bahwa kau tidak menyukai grup kami. Aku bahkan melihat dengan jelas kau begitu mengagumiku sehingga kau tidak bergerak menatapku”
“ siapa yang mengagumimu ? kau fikir kau hebat ... lagu-lagu yang kau bawakan dan nyanyikan hanya membuat siapapun yang mendengarnya tertidur” donghae mulai marah
“ oh ya ... tapi kedua temanmu sepertinya tidak”
“ sungmin dan eunhyuk itu bodoh !!!”
“ bukannya kau yang bodoh !!!!”
“ apa maksudmu bilang aku bodoh !!!”
“ terserah apapun itu” kata kyuhyun mencoba meninggalkan donghae. Dia terlalu jengkel dan benci pada laki-laki dihadapannya, namun donghae mencegahnya pergi.
“ apa yang kau inginkan. Lihat ... masih bilang benci pada kami ketika kau mencegahku pergi seperti ini” kyuhyun emosi
“ YA ... gantikan semua buku-buku ini” teriak donghae. Kyuhyun terkejut dan melihat buku-buku yang berhamburan ditanah... ada beberapa lembar yang tampaknya lepas dari tempatnya
“ kenapa harus ?” tanya kyuhyun
“ karena jika kau tidak menabrakku .. buku-buku yang sudah kubetulakan selama berjam-jam tidak akan rusak seperti ini !” donghae berteriak-teriak.
“ kau yang merusaknya kan ???? dan kau berusaha membetulkannya ??? dan sekarang itu kembali rusak. Itu semua salahmu sejak awal ... bukan aku !”
“ tapi ...” donghae mencoba bicara
“ lagipula kenapa tidak kau gantikan saja. Buku seperti itu banyak di toko buku bukan” kata kyuhyun mudah. Mendengar ucapan kyuhyun donghae tidak langsung membalasnya. Kyuhyun menatap donghae aneh. Donghae tiba-tiba tersenyum.
“ ya benar ... banyak buku seperti ini dimanapun. Tapi tidak semudah itu aku bisa mendapatkannya. Untuk membeli satu buku saja aku harus berfikir semalaman. Bagaimana dengan tiga buku. Aku bukan orang yang punya banyak uang yang bisa membeli apapun dan menggantikan apapun yang aku suka. Aku punya uang memang ... tapi uang yang aku simpan hanya akan aku keluarkan ketika aku benar-benar membutuhkannya. Jadi ketika aku meminjam tiga buku ini diperpustakaan yang sudah rusak dan jelas bukan karena aku, tapi karena aku sangat membutuhkannya ... aku berusaha untuk membetulkannya semalan. Dan sekarang .... semua itu kembali rusak” tutur donghae dengan tenang. Kyuhyun diam mendengar penuturan donghae. Entah darimana datangnya perasaan bersalah itu datang dengan tiba-tiba.
“ KRY ... kau tidak akan mengerti” kata donghae memunguti buku-buku yang berserakan dan pergi meninggalkan kyuhyun yang masih diam. Kyuhyun menoleh berusaha untuk minta maaf, tapi donghae sudah tak terlihat.
“ maaf ...dan lagi, kenapa memanggilku KRY, namaku Cho Kyu Hyun ...” kata kyuhyun pada dirinya sendiri dan beranjak pergi.
***
*“ ya benar ... banyak buku seperti ini dimanapun. Tapi tidak semudah itu aku bisa mendapatkannya. Untuk membeli satu buku saja aku harus berfikir semalaman. Bagaimana dengan tiga buku. Aku bukan orang yang punya banyak uang yang bisa membeli apapun dan menggantikan apapun yang aku suka. Aku punya uang memang ... tapi uang yang aku simpan hanya akan aku keluarkan ketika aku benar-benar membutuhkannya. Jadi ketika aku meminjam tiga buku ini diperpustakaan yang sudah rusak dan jelas bukan karena aku, tapi karena aku sangat membutuhkannya ... aku berusaha untuk membetulkannya semalan. Dan sekarang .... semua itu kembali rusak”*
Kata-kata tersebut selalu teringat dengan jelas di otak kyuhyun. Entah mengapa ia menjadi sangat merasa bersalah pada donghae. Dia tidak bermaksud menyinggung perasaan anak nakal itu, tapi kata-kata tersebut mampu membuat kyuhyun bahkan tidak berselera makan dan tidak mampu menutup matanya untuk tidur. Yesung yang melihat tingkah aneh kyuhyun pun mendekatinya dan memukul kepala kyuhyun dengan majalah yang di tangan nya.
“ kyuhyun ,... kau tampak depresi, ada apa ?” tanya yesung
“ aku melakukan kesalahan hyung” jawab kyuhyun singkat
“ apa ? dan pada siapa ?” tanya yesung penasaran
“ bukan urusanmu” jawab kyuhyun akhirnya, ia tau ... jika ia mengatakan nama donghae, yesung akan semakin menjadi-jadi atau bahkan wokky yang sedang sibuk memasak akan ikut bergabung dan menginterogasi.
“ aku bertanya baik-baik ... kau menjawabnya seperti itu. Sungguh tidak sopan, dasar anak nakal” pukul yesung lagi dengan majalahnya lalu meninggalkan kyuhyun tidak perduli.
“ aku fikir karena donghae ~~~~~” ucap yesung ketika beranjak .nKyuhyun yang mendengar itu terkejut. Bukan karena apa yang dikatakan hyung nya itu benar, tapi lebih kepada karena ‘ kenapa segala sesuatu harus selalu dihubungkan dan dikaitkan dengan sosok lee dong hae ?’. kyuhyun sungguh tidak mengerti. Dia merasa donghae lah yang seorang idola, bukan KRY. Karena yesung dan wokky begitu tertarik dengan laki-laki bernama lee dong hae.
***
Kyuhyun terpaksa melangkahkan kakinya menuju kelas Tari. Yesung dan ryeo wook memaksanya menyusul ketika kyuhyun masih berada di kantor rektor mengurus sesuatu. Awalnya ia malas, namun mengingat kedua sahabatnya begitu berharap dan memohon. Kyuhyun pun akhirnya memutuskan untuk bergerak menuju kelas tari.
Lorong demi lorong di lewatinya. Begitu banyak mahasiswa dengan kualitas menari bagus di sini. Meskipun di antara mereka diam-diam berbisik mengenai kyuhyun, kyuhyun tampak tidak perduli. Namun ketika itu tanpa sadar matanya tertuju pada sebuah aula besar, dimana banyak kerumunan orang keluar dari sana. Kyuhyun berfikir bahwa kedua sahabatnya ada disana. Kyuhyun melangkah mendekati pintu ketika ia tidak melihat kedua sahabat nya keluar dari aula itu.
Kyuhyun membuka pintu aula perlahan. Tidak ada kedua sahabatnya disana. Matanya fokus berkeliling mencari-cari. Kyuhyun terbelalak terkejut melihat sosok seorang laki-laki yang begitu ia benci berada di sana. Tentu saja donghae !!!. donghae menggerakan tubuhnya dan menari dengan begitu energik. Ketika ia memulai, donghae akan fokus pada tariannya. Melihat betapa hebat donghae menari, kyuhyun enggan untuk melangkah meninggalkan tempat itu. Matanya masih fokus pada donghae. Tiba-tiba donghae berhenti, merasa tubuhnya lelah hingga ia terjatuh. Kyuhyun yang melihat itu langsung berlari menghampiri donghae yang terjatuh. Tidak donghae pingsan. Kyuhyun mengguncang-guncangkan tubuh donghae dengan keras sehingga mampu membuat donghae sadar. Namun tampaknya itu tidak bekerja sama sekali.
***
Donghae berkali-kali mengucapkan terima kasih pada kyuhyun yang telah membawanya ke klinik kampus. Meskipun ia membenci kyuhyun, tapi biar bagaimanapun kyuhyun telah menolongnya dan ia berhak mengucapkan terima kasih.
“ aku fikir kau bukan manusia” kata kyuhyun memasukan kedua tangan nya ke kantong jins nya
“ maksudmu ?” tanya donghae tidak mengerti
“ ya ... mendengar kau mengucapkan terima kasih, itu terdengar aneh di telingaku” jawab kyuhyun
“ karena biar bagaimanapun kau telah menolongku bukan” kata donghae
“ tapi kau membenciku ...” ucap kyuhyun tegas. Mendengar ucapan kyuhyun, donghae tiba-tiba tersenyum. Kyuhyun merasa tidak mengerti dengan senyum donghae itu.
“ kau juga membenciku. Tapi kau mau menolongku” kata donghae
“ karena tidak mungkin aku membiarkan seseorang yang jatuh pingsan sendirian. Bagaimana jika tidak ada yang lihat”
“ kau sedang mengaku kalau kau mengkhawatirkanku KRY ????” tanya donghae dengan senyum mencibir
“ tidak sama sekali” kyuhyun menggeleng
“ tidak apa-apa jika kau tidak mau mengakuinya. Aku tidak butuh itu. Yang aku perlukan saat ini adalah mengucapkan banyak terima kasih padamu karena kau telah menolongku, apapun itu alasanmu. Terima kasih KRY” ucap donghae tersenyum. Kyuhyun terkejut dengan ucapan ramah donghae. Niatnya untuk bersikap sombong dihadapan donghae dibendungnya dengan tiba-tiba. Kyuhyun menatap donghae.
“ tapi kenapa dengan KRY ... kau selalu memanggilku KRY ..KRY ...KRY ...” tanya kyuhyun
“ memang kau KRY bukan ?” donghae balik bertanya
“ ya tuhan. KRY itu nama grup kami. Itu singkatan dari nama-nama kami. K untuk KYUHYUN. R untuk RYEO WOOK dan Y untuk YESUNG” kyuhyun memberitahu
“ ohhhhh .... aku tidak terlalu perduli dengan nama” kata donghae jujur
“ tapi kau butuh untuk tau nama seseorang. Setidaknya, kedua temanmu itu mengidolakan kami. Dan setidaknya kau tau nama kami”
“ kau sedang berfikir agar aku tau nama mu ????” tanya donghae polos. Kyuhyun tidak tau kenapa dia bicara seperti itu. Tapi tidak bisa dipungkiri, benar .... dia ingin donghae tau nama nya.
“ tidak juga. Sudahlah itu tidak penting” kata kyuhyun beranjak dari tempat nya keluar. Ketika kyuhyun ingin membuka pintu. Ia mendengar donghae memanggil nama nya.
“ cho kyu hyun .....” panggil donghae. Kyuhyun terkejut dan mendongak pada donghae. Ia dapat melihat donghae tersenyum padanya.
“ nama tidak penting untukku. Yang terpenting adalah ketika kau bisa mengingat seseorang di dalam hatimu, nama tidak diperlukan sama sekali. Nama mudah dilupakan, tapi kenangan, sekalipun itu menyakitkan .... itu pasti akan terus di ingat. Sama seperti aku pertama kali datang ke concert mu dan mendengar kalian bernyanyi. Itu tidak bisa dilupakan, dan jelas wajah-wajah itu pun tidak bisa di lupakan. Biar bagaimanapun, aku tidak ingin mengingat namamu. Tapi aku akan selalu mengingat ..... bagaimana kau menolongku hari ini” tutur donghae berjalan mendahului kyuhyun.
Oke. Lagi dan lagi. Kyuhyun merasa terpaku dan terkagum dengan ucapan donghae. Dia tidak mengerti kenapa, pertama kali bertemu dengan donghae ia mendengar banyak kebencian dari mulut donghae tentang diri nya. Tapi setelah itu berakhir, banyak kata-kata donghae yang membuatnya tersentuh. Dan sekali lagi, kyuhyun merasa menyesal dengan ucapan nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar