Senin, 15 November 2010

The2nd Time Meet You Again 1/3

Tittle : The2nd Time Meet You Again
Pairing : kyuhae, Superjunior
Rating : PG
Summary : Bagaimana jika kau menemukan seseorang yang selama ini kau cari, tapi dalam waktu yang tidak tepat !!! bahkan dalam kondisi yang juga tidak tepat ....
Kyuhyun harus berfikir cepat sebelum semuanya berakhir begitu saja ...
Orang yang bertahun-tahun dicarinya, kini ada dihadapannya. Namun ,,,,situasi merubah segalanya !






Kyuhyun hanya seorang bocah kecil berumur 6 tahun yang selalu menuruti semua perintah kedua orangtuanya. Tidak pernah mengelak ataupun menolak. Kyuhyun hanya di izinkan bermain disekitar rumah. Pagar depan rumah adalah batas kyuhyun untuk bermain. Selama kedua orangtuanya bekerja, kyuhyun seperti dikurung dirumahnya sendiri, kedua orangtuanya tidak mengizinkan dia melewati batas pagar depan rumah. MEMBOSANKAN !!! itu sudah pasti.

Bermain bola atau vidio games adalah temannya setiap hari. Hanya bermain bola hingga puas ataupun bermain games hingga puas. Hanya itu yang selalu dilakukannya setiap hari. Kedua orangtuanya bekerja seharian penuh. Mereka bekerja mulai pagi hari dan pulang pada larut malam.

Tapi semua berubah ketika ia bertemu dengan seorang tetangga baru bernama Lee Dong Hae. Seorang laki-laki dengan senyum manis dan ramah. Sejak saat itu donghae selalu diam-diam memanjat pagar rumah kyuhyun dan menyelinap masuk untuk menemani kyuhyun bermain. Seperti pada umumnya anak-anak seumuran mereka yang hanya selalu disibukan dengan mainan seperti mobil-mobilan, bermain bola ataupun permainan yang mereka buat sendiri dengan imajinasi seorang anak.

Kyuhyun tidak lagi merasa bosan, karena ia memiliki seorang teman yang selalu menemaninya setiaap saat.

Hingga akhirnya mereka tumbuh menjadi remaja yang tampan. Tidak pernah ada perubahan. Kyuhyun hanya akan selalu berdiam diri di rumah tanpa melewati batas pagar, dan menunggu donghae mengajaknya bermain bersamanya.

Sampai pada suatu hari ketika kedua orang tua kyuhyun tak kunjung pulang dalam waktu 2 minggu. Dan beberapa hari kemudian, seseorang mengabarkan bahwa kedua orangtuanya telah tewas dalam sebuah kecelakaan. Kyuhyun sendiri, dia tidak tau harus berbuat apa. Dia tidak pernah mengenal dunia luar, satu-satunya orang yang ia kenal hanya donghae tetangganya. Sejak saat itu donghae selalu menemani kyuhyun. Seperti seorang kakak yang sedang melindungi adiknya. Kyuhyun merasa tidak perduli lagi dengan kehidupannya yang menyedihkan, karena dia tau .... selama donghae disampinya, dia akan baik-baik saja.

***

Kyuhyun dan donghae terjebak dalam sebuah perkelahian sekelompok orang-orang tak dikenalinya di depan rumah mereka dan mereka terperangkap di dalamnya. kyuhyun ditembak dan mengalami pendarahan, begitu juga dengan donghae. Kyuhyun saat itu kehilangan kesadaran dan saat ia terbangun, ia tidak dapat menemukan donghae disampingnya. Kyuhyun hanya ingat ia diselamatkan oleh seseorang. Sejak saat itu ia tidak pernah bertemu lagi dengan donghae. Bertahun-tahun kyuhyun mencari donghae kesetiap sudut kota, bahkan negara ... namun donghae tak ditemukan semudah itu. Kyuhyun hanya pasrah jika memang kejadian waktu itu membuat donghae tewas begitu saja.

***

_Beberapa tahun kemudian_

Donghae mengamati kota Seoul dengan hati yang sangat senang. Berkali-kali dia berteriak “ AKU PULANGGGGGGGGG” pada dirinya sendiri. Meskipun awalnya donghae tidak mengerti dengan apa yang terjadi pada dirinya. Setelah bertahun-tahun tinggal di kanada bersama orang yang mengaku sebagai teman masa kecilnya, juga sesekali bertemu dengan beberapa orang-orang yang mengaku adalah sahabat-sahabatnya. Dan kini merekalah yang memaksa donghae kembali ke korea.

Donghae berjalan menelusuri kota seoul. Kemudian ia masuk ke dalam sebuah restoran yang terlihat dari sudut jalan. Seseorang bernama Eun Hyuk yang mengaku teman masa kecilnya menyuruhnya untuk menunggunya disana. Donghae duduk didekat jendela restoran dengan senyum senang di wajahnya.

“ astaga lee dong hae, kau sungguh membuatku panik !!!” seru seseorang yang tiba-tiba duduk didepan donghae. Oke, itu eunhyuk
“ kenapa harus panik. Aku bukan anak kecil yang harus dijaga” ucap donghae cemberut
“ kau benar-benar tidak mengerti” eunhyuk menggelengkan kepalanya
“ katakan padaku, apa sebenarnya yang terjadi padaku. Aku sungguh tidak mengingat apapun. Aku hanya ingat ketika aku terbangun aku ternyata berada di rumah sakit kanada bersama denganmu, dan kau mengaku sebagai teman masa kecilku. Dan juga ... oh iya benar, beberapa orang yang kau bilang adalah sahabat-sahabatku juga” donghae terus bicara sambil beberapa kali menatap keluar jendela
“ aku ini memang temanmu. Dulu kau adalah teman sekolahku, juga orang-orang yang aku sebut sebagai sahabatmu. Sesuatu terjadi padamu waktu itu, dan kami sebagai teman harus berusaha menolongmu” kata eunhyuk menjelaskan
“ tapi kenapa harus membawaku ke kanada, kenapa kau tidak membawaku ke rumah sakit di korea saja, apa kondisiku saat itu benar-benar parah ?” tanya donghae penasaran
“ donghae, aku tidak bisa menjelaskan apa yang terjadi padamu sebenarnya. Itu mungkin akan membuatmu ketakutan”
“ ketakutan ? kenapa ? apa aku ternyata mengidap penyakit mematikan ???” tanya donghae terus menerus
“ tidak ... tidak seperti itu !,,,,,, aku akan meminta sungmin untuk menjelaskannya padamu nanti” kata eunhyuk menyerah
“ sungmin ? apa dia salah satu dari orang yang datang menjengukku dirumah sakit ketika aku di kanada ?” tanya donghae lagi. Eunhyuk hanya mengangguk.
“ kau akan tinggal bersama kami” kata eunhyuk kemudian
“ kenapa ?”
“ kau harus dilindungi”
“ kenapa ?”
“ akan membahayakan dirimu jika kau sendirian di sini”
“ kenapa ?”
“ karena kau akan mati !!!!!” ucap eunhyuk terkejut sambil membekap mulutnya sendiri. Eunhyuk menatap donghae yang berada di depannya dengan pandangan bingung.
“ kau bilang ..... aku akan mati ????” donghae bicara dengan hati-hati

***

Sungmin, shindong, siwon, ryeowook menatap eunhyuk dengan pandangan emosi. Setelah sampai di sebuah rumah sederhana. Hanya dengan beberapa peralatan yang setidaknya dibutuhkan, eunhyuk membawa donghae kepada teman-temannya. Dan membeberkan tentang apa yang terjadi di restoran tadi.

“ sudahlah, ada baiknya juga memberi tau donghae tentang kebenarannya ....” kata sungmin kecewa pada eunhyuk yang tidak bisa menjaga rahasia
“ menurutku juga begitu. Cepat atau lambat semua akan terbuka dengan sendirinya” siwon membela sungmin
“ jadi, apa maksudnya aku akan mati ????” tanya donghae memecahkan keheningan disekitar mereka
Ryeo wook menghampiri donghae dan menyuruhnya duduk. Sungmin berjalan ke arah donghae dan duduk disampinya. Ia merasa donghae memang harus tau tentang hal ini. Semua mata tertuju pada sungmin dan donghae, menunggu sungmin untuk memulai percakapan.
“ sebelumnya,,,, apa kau ingat kita semua ?” tanya sungmin
“ eunhyuk mengatakan padaku kalau kalian adalah teman sekolahku” jawab donghae tenang
“ benar, kita satu sekolah ... kita adalah teman sejak SD” sungmin menjelaskan sedikit
(donghae mengangguk)
“ lalu tentang kematianku ???” tanya donghae tanpa basa basi. Sungmin menatap satu persatu teman-temannya seakan memnta izin untuk memulai percakapan. Semua mengangguk perlahan tanda setuju.
“ donghae, aku katakan sekali lagi padamu. Kita semua adalah teman baik sejak kecil. Kita satu sekolah, dan kita selalu bermain bersama. Semua berjalan baik sekalipun kau sempat pindah rumah. Itu tidak jadi masalah, kita tetap berteman. Tapi pada suatu hari, aku dan teman-teman yang sedang menuju kerumahmu untuk berkunjung. Melihat sebuah perkelahian suatu kelompok orang-orang tak dikenal tepat didepan rumahmu. Dan kami semua melihatmu terjebak didalam perkelahian itu. Bukan hanya kau, tapi banyak beberapa orang yang tinggal didaerah itu terperangkap dalam kejadian itu. Kami semua langsung menolongmu juga kedua orangtuamu untuk segera dibawa ke rumah sakit di seoul. Kau koma , dan kedua orangtuamu tidak dapat diselamatkan, mungkin kau sudah mendengar itu dari eunhyuk” sungmin mecoba perlahan – lahan bicara. Donghae mengangguk mendengar pertanyaan terakhir sungmin.
“ kami berfikir semua akan berakhir begitu saja setelah hal itu terjadi. Tapi kami salah. Sesuatu lebih mengerikan terjadi selanjutnya. Secara diam-diam kami melihat beberapa orang mengendap-endap masuk rumah sakit untuk menemuimu, tidak satupun dari kami mengenal mereka. Tapi pada suatu hari, siwon mendengar sesuatu yang mengerikan” lanjut sungmin dan menatap siwon untuk melanjutkan
“ aku mendengar secara diam-diam percakapan beberapa orang itu. Mereka mengatakan bahwa, ayahmu ..... telah melakukan tabrak lari pada seorang pengusaha besar yang memiliki banyak pengikut atau katakanlah sebagai sebuah kelompok beberapa ..... beberapa bodyguard dalam suatu kelompok yang besar. Pengusaha itu tewas dengan istrinya, karena tidak terima dengan tindakan ayahmu, mereka mencari tau semua hal tentang keluargamu. Dan yang terjadi saat itu didepan rumahmu adalah,,,,,ayahmu mencoba melawan atau mungkin melrikan diri dari banyak pengikut-pengikut itu yang ingin balas dendam dengan ayahmu. Tapi pada akhirnya kedua orangtuamu tewas” siwon menundukan kepalanya tidak sanggup melihat wajah donghae yang tiba-tiba memucat
“ saat itu kau masih koma, siwon mengatakan pada kami bahwa ia mendengar ketidakpuasan pada orang-orang tersebut. Mereka akhirnya mengincarmu, dan mencoba untuk .............................................................................................................................................................................................................................................MEMBUNUHMU !!!!” shindong angkat bicara
“ jadi, kalian membawaku ke kanada untuk menghilangkan jejakku dari mereka yang ingin membunuhku ????” tanya donghae datar, air matanya kini mengalir begitu saja. Semua orang mengangguk lemah mendengar pertanyaan donghae
“ dan akhirnya kau sadar selama 3 bulan kau koma,,,,, disitulah kau bertemu kita semua .... mungkin dengan eunhyuk yang memang tinggal bersamamu dan menjagamu disana. Kau hilang ingatan dan tidak mengingat kami” wokky ikut bicara
“ kau ingat donghae, aku selalu mengikutimu kemanapun kau pergi .... mataku tidak pernah lelah untuk mengawasimu. Selama 2 tahun kita tinggal di kanada setelah kau sadar dari komamu, dan pada akhirnya .... mereka mengabarkan ku,,,, bahwa sampai detik ini orang-orang itu masih mencarimu. Makadari itu, mereka menyuruhku untuk membawamu kembali ke korea, agar kita semua bisa melindungimu” tutur eunhyuk menangis
“ jadi hidupku sekarang, diisi dengan bayang-bayang kematian ????” tanya donghae tersungkur jatuh dan menangis, sungmin dan wokky menenangkannya. Tak ada satupun jawaban dari mereka yang ada disana, karena mereka semua juga tidak tau apa yang harus mereka lakukan untuk melindungi sahabatnya.

***

kyuhyun menatap lee teuk dan kibum yang sibuk bicara. Sesuatu hal yang sebenarnya tak ingin didengarnya. Setelah bertahun-tahun, hidupnya berubah .... bertemu dengan seorang lee teuk dan teman-temannya merubahnya menjadi seseorang yang bahkan kyuhyun sendiri tidak mengenalinya. Kyuhyun merasa dia bukan lagi dirinya sendiri.
Kyuhyun yang dulu hanya seorang anak laki-laki pendiam dan tenang, kini berubah menjadi pribadi yang liar dan menakutkan. Semua orang bahkan takut dan tunduk padanya. Siapapun yang mengenal orangtuanya pasti tidak akan berani macam-macam dengannya.

“ aku tidak mau tau .... aku ingin kalian mencarinya, dan bawa dia padaku !” ucap kyuhyun bersandar pada sofa. Teuki dan kibum hanya tersenyum tanda ia setuju
“ kau tidak usah khawatir, kami akan menemukannya. Dan akan membawanya padamu. Ayahmu adalah orang hebat, dia adalah orang yang sangat baik pada semua orang ... kau lihat, bahkan semua pengikutnya tidak rela melihat ayahmu tewas begitu saja” kibum meyakinkan
“ kyuhyun, beri kami waktu ... kami segera membawanya untukmu” teuki melanjutkan

(kyuhyun tersenyum dan beranjak meninggalkan teuki dan kibum)

Kyuhyun berjalan menelusuri kota seoul, dalam hidupnya ... hal-hal seperti ini adalah hal paling tidak diinginkannya. Dia ingin hidupnya kembali seperti beberapa tahun ketika ia masih bermain-main didalam rumah dengan seseorang yang sangat dikaguminya. Tapi dia tau. Itu tidak mungkin.

Kyuhyun hanya ingin menjadi normal. Mungkin itu akan terjadi jika ia dapat menemukan donghae, sahabatnya. Tapi kyuhyun tidak juga menemukannya sampai saat ini. Bertahun-tahun ia menelusuri kota dan mencari keberadaan sahabatnya. Tapi hanya kenangan yang tidak pernah ia lupakan yang ia dapatkan. Harus kemana lagi kyuhyun mencari donghae. Masih hidupkah dia ????? ..... atau sudah meninggal karena kejadian beberapa tahun di depan rumahnya. Kyuhyun tidak pernah menemukan jawabannya.


“ apa ? reuni sekolah ?????” kata donghae menatap siwon
“ ia. Kau harus ikut ,,,, karena kita semua juga akan pergi. Kita tidak akan mungkin membiarkan kau sendirian disini” kata siwon sambil menarik tangan donghae
“ tapi ... apa tidak akan terjadi apa-apa, bagaimana jika aku ditemukan ?” tanya donghae cemas
“ selama kau berada di dekat kami semua. Hal-hal seperti itu. Aku jamin tidak akan terjadi” siwon meyakinkan dan menyeret donghae untuk ikut bersamanya.

Donghae menatap satu persatu semua orang yang berkumpul di sebuah aula besar disalah satu sekolah. Sungguh donghae tidak mengenali siapapun orang-orang disekitarnya, hanya teman-temannyalah yang ia tau. Meskipun beberapa orang menyapanya dan mengajaknya bicara tentang masa sekolah dulu, donghae hanya diam karena ia benar-benar tidak mengingat apapun.

Tanpa izin eunhyuk dan yang lainnya, donghae keluar gedung sekolah dengan sendirinya. Ia merasa tidak nyaman berada diantara orang-orang yang tidak dikenalinya. Ia duduk dibangku taman sekolah menatap kesekeliling area. Tiba-tiba, ia melihat seseorang menatapnya dengan terkejut kearahnya. Donghae panik, ia berusaha untuk beranjak, namun entah mengapa kakinya sulit untuk diajak bergerak. Orang yang sejak tadi memperhatikannya itu perlahan menghampirinya , masih dengan pandangan terkejut.

(donghae terkesiap. Orang itu kini dihadapannya, menatapnya dari ujung kaki hingga ujung rambut)

“ kau .... lee dong hae ???” tanya laki-laki itu. Donghae hanya mengangguk bingung, dia berfikir apakah orang dihadapannya ini juga teman sekolahnya.
“ kau siapa ?” tanya donghae gugup. Orang dihadapannya tiba-tiba terkejut dengan pertanyaan donghae. Lalu beberapa detik kemudian ia tersenyum dan mengulurkan tangannya.
“ aku JIKYU” katanya
“ kau mengenalku ???? apa kau teman sekolahku juga” tanya donghae sedikit tenang. Laki-laki dihadapnnya tidak langsung menjawab, ia seperti berfikir sesuatu.
“ bukan. Kau pernah menolongku di satu kesempatan ketika aku terjebak oleh orang-orang jahat” katanya seperti berbohong
“ aku pernah menolongmu ?” tanya donghae. Laki-laki itu hanya tersenyum kaku. Mengangguk.
“ lalu apa yang kau lakukan disini ?” tanya donghae lagi
“ MENGIKUTIMU !!!!” katanya jujur. Melihat donghae sedikit terkejut, jikyu langsung menjelaskannya
“ tenanglah, aku bukan orang jahat. Waktu itu aku belum sempat berterima kasih, tapi kau sudah pergi begitu saja. Dan aku melihatmu memasuki sekolah ini, aku yakin itu kau. Dan aku ingin mengucapkan terima kasih, meskipun sudah entah berapa tahun lamanya. Jadi, aku menunggumu keluar. Dan lihat kau disini sekarang” tuturnya menjelaskan.

Mendengar penjelasan jikyu, donghae akhirnya tersenyum. Ia tenang kalau akhirnya seseorang dihadapannya ini bukan orang jahat.

“ aku tidak bisa lama-lama disini. semua temanku akan mencemaskanku. Aku pergi ya ..” kata donghae tersenyum pada jikyu. Jikyu hanya mengangguk memaksakan senyum. Donghae berjalan perlahan untuk masuk ke gedung sekolahnya lagi, namun jikyu mengejarnya dan menghalanginya.
“ tunggu dulu ...” teriaknya, donghae membalikan badannya.
“ ada apa ?” tanya donghae
“ boleh aku meminta nomor hp mu. Aku akan senang sekali jika akhirnya kau mau menjadi temanku” kata jikyu tersenyum. Donghae hanya tertawa dan memberikan nomor handphonenya lalu beranjak pergi.

Jikyu menatap donghae penuh pertanyaan. *dia tidak ingat aku *, * dia melupakanku ?*, * kenapa dia tidak mengenaliku*. Jikyu hanya diam mematung melihat donghae semakin jauh meninggalkannya. Ada rasa emosi dalam dirinya ketika donghae ternyata tidak mengenalinya, namun ada perasaan senang pada akhirnya ia menemukan orang yang sangat ingin ditemuinya. Orang yang bertahun-tahun dicarinya, orang yang membuat hidupnya dimasa lalu menjadi begitu sangat berharga. Tapi kenapa ? ‘dia tidak tau siapa aku’, fikir jikyu dalam hati.

***

_Seminggu sebelumnya_

Donghae panik. Semua teman-temanya pergi begitu saja pergi tanpa memberitau padanya. Donghae berkali-kali menghubungi eunhyuk, namun tak ada jawaban sekalipun. Donghae semakin gelisah dan ketakutan. Ia mencoba menghubungi sungmin. Dan,,,, yessss .... sungmin menjawabnya. Namun nada suara sungmin terdengar begitu berisik. Donghae hanya mendengar sungmin mengatakan sesuatu dengan cepat lalu menutupnya.
“ donghae, aku sedang berkelahi di sebuah taman kota. Jangan kemana-mana ... tetap disana” teriak sungmin dengan nada cepat.

Donghae menatap polnselnya dengan pandangan sedih. Apakah semua akan baik-baik saja. Donghae tampak ketakutan, hingga akhirnya ia keluar rumah untuk menyusul teman-temannya. Sesampainya di taman kota, donghae hanya membelalakan matanya. Semua teman-temannya berkelahi. Namun donghae dapat melihat semua temannya dapat mengatasi itu sendiri. Matanya tertuju pada sosok laki-laki yang sedang melarikan diri.

“ JIKYU ...” ucap donghae pada dirinya sendiri. Donghae langsung berlari mendekati jikyu dan menarik tangannya menjauh dari lokasi mengerikan itu. Entah kenapa donghae menolongnya, bukan teman-temannya. jikyu terkejut melihat donghae menariknya dan membawanya pergi menjauh.
Donghae membawa jikyu berlari sejauh mungkin dari lokasi. Ia sudah tidak perduli dengan hidupnya. Setelah merasa sudah berada di tempat yang aman. Keduanya berhenti. Nafas keduanya masih belum teratur.

“ kau baik-baik saja ?” tanya donghae pada jikyu. Jikyu hanya menatapnya tanpa jawaban
“ tidak seharusnya kau berada disana” kata donghae lagi
“ donghae hyung” ucap jikyu bingung
“ kenapa kau membawaku pergi. Dan kenapa kau berada disana ?” tanya jikyu
“ aku tidak mau terjadi sesuatu yang buruk padamu” kata donghae sambil mengatur nafasnya
“ lalu kenapa kau ada disana ?” tanya jikyu untuk kedua kalinya
“ memastikan bahwa teman-temanku baik-baik saja” ucap donghae jujur
“ teman ? apa salah satu diantara orang-orang itu adalah temanmu ?” jikyun semakin bingung. Donghae hanya mengangguk
“ yang mana ?” tanya jikyu masih penasaran
“ apa kau juga mengenal beberapa orang disana ?” tanya donghae balik. Jikyu mengangguk
“ kalau begitu. Kau mengenal eunhyuk dan sungmin ????” tanya donghae lagi. Entah apa yang terjadi, mendengar nama dua orang itu jikyu langsung terkejut.
“ mereka adalah sahabatku. Aku tidak ingin terjadi sesuatu pada mereka.

Bertahun-tahun mereka melindungiku, aku tidak mungkin membiarkan mereka dalam bahaya” tutur donghae, bahkan sebelum jikyu angkat bicara lagi. Jikyu masih tidak berfikir dengan jernih. Jelas, ia mengenal seorang eunhyuk dan sungmin. Dua orang laki-laki yang dibicarakan teuki dan kibum. Jikyu masih ingat kata-kata teuki ‘jika kita bisa menangkap eunhyuk dan sungmin. Orang yang kita cari bisa kita dapatkan dengan mudah’. Jikyu tampak pucat memikirkan sebuah kemungkinan yang terjadi.

“ jikyu, gwaencana ?” tanya donghae cemas
“sejak kapan kau berteman dengan mereka ?” tanya jikyu tanpa memperdulikan pertanyaan donghae
“ sejak aku kecil mungkin. Mereka mengatakan ,,, aku adalah sahabat mereka. Ahhh,,, aku tidak ingat apa-apa. Sebuah kecelakaan terjadi dan membuatku hilang ingatan. Tapi mereka semua selalu melindungiku” ucap donghae
“ kenapa mereka melindungimu ???” jikyu masih terus memancing
“ mereka mengatakan bahwa .... *donghae tertunduk* aku akan dibunuh !!!!” donghae meringis sedikit ketakutan.
Jikyu bahkan tersungkur mendengar penuturan dari mulut donghae. Apa yang ia fikirkan menjadi sebuah kenyataan yang menakutkan. Jikyu benar-benar tidak tau harus melakukan apa. Wajahnya pucat pasi, tubuhnya bergemetar dan tiba-tiba dingin. Donghae panik mencoba menopang tubuh jikyu.
“ kau kenapa ???” tanya donghae hampir menangis. Jikyu menarik tubuh donghae untuk menghindar. Menatap donghae dengan pandangan datar. Kemudian pergi berlari meninggalkan donghae yang masih kebingungan
“ ada apa dengannya ?” tanya donghae dalam hati.

***

_5 Hari Kemudian_

Donghae menutup telinganya dengan telapak tangannya. Berkali-kali ia menendang meja dihadapannya karena emosi. Shindong dan siwon yang melihat itu hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya melihat donghae jengkel.

“ donghae ah,,, kau harus terbiasa dengan hal ini” siwon bicara sambil tersenyum
“ apa kalian tidak merasa berisik. Ini benar-benar membuat telingaku pecah” donghae jengkel
“ kita sudah terbiasa” kata sungmin yang baru keluar dari kamar
Donghae cemberut. Lalu bangkit untuk mendekati kamar mandi. Sesampainya di depan kamar mandi ia mengetok-ngetok pintu dengan keras.
“ enhyukieeeeee ............ berisikkkk !!!!” teriak donghae. Namun tampaknya eunhyuk yang terlalu sibuk bernyanyi tidak mendengarnya. Donghae menendang pintu kamar mandi dan bergegas masuk ke kamar.

Donghae melirik sekilas ke handphonenya yang sejak tadi berbunyi. Ia ingin sekali mengakatnya, namun eunhyuk dan sungmin tidak mengizinkan dirinya berhubungan dengan siapapun juga. Eunhyuk sedang mandi dan sungmin tidak disini ‘pikir donghae dalam hati’ tersenyum. Donghae dengan cepat mengambil handphone miliknya dan mengangkatnya.

“ haloooo ....” jawab donghae dengan nada kekanakan
“ ini jikyu” kata seseorang disana
“ JIKYU .... Kau baik-baik saja...” tanya donghae cemas
“ ya aku baik hyung. Aku ingin bertemu denganmu sore ini di taman kota” kata jikyu semangat
“ apa ??? tidak mungkin. Eunhyuk dan sungmin tidak mengizinkanku” jawab donghae kecewa
“ aku tidak perduli. Aku akan menunggumu di taman kota sore ini !” ancam jikyu lalu menutup telepon

Donghae bingung. Dia tidak tau apa yang harus dia lakukan, dia tau eunhyuk akan menceramahinya habis-habisan jika ia minta izin untuk pergi. Dan sungmin hanya boleh mengizinkan ia keluar jika ia mengajak salah satu dari mereka. Tapi mana mungkin. Donghae berfikir keras sambil memukul-mukul kepalanya sendiri. Tiba-tiba ia tersenyum, sepertinya donghae mendapatkan sebuah ide.

Donghae keluar kamar dan mengintip sedikit orang-orang dirumah. Siwon dan wokky tampaknya tidak ada. Shindong sibuk menonton televisi. Sungmin mungkin istirahat dikamarnya, dan eunhyuk juga mungkin berada dikamarnya. Dengan langkah tertatih tatih ia berjalan menuju keluar rumah. Dan yessssssssss .... berhasil. Shindong tak menangkap sosoknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar