Tittle : My Life Is Beautiful
Pairing : kyuhae
Rating : PG
Summary : Kyuhyun menulis satu nama di kaca jendela yang basah ........
Satu nama itu adalah ...........................
Adalah ..... “ SUPER JUNIOR “
Saat ini pukul sepuluh malam ketika Kyuhyun dan Donghae berada di luar, berjalan di taman, dengan angin malam yang membekukan tubuh mereka. hampir setiap malam seperti ini, dan setiap kali, itu masih terasa nyata untuk Kyuhyun. indra nya menjadi kabur dan pikirannya kosong.
"Kyuhyun-ah," kata Donghae tiba-tiba.
Kyuhyun mendongak untuk memandang donghae sejenak. Ia mengikuti arah yang ditunjukan donghae. Bingung.
"Aku akan meraih bintang untukmu" Donghae bicara dan tertawa, membuat gerakan menarik dengan tangan., Seperti dia benar-benar menarik bintang ke bawah.
Kyuhyun berjuang untuk tersenyum melihat donghae, bahkan jika dia tidak mau, dia akan memaksakan senyumnya untuk keluar, sebisa mungkin
kyuhyun tidak pernah menyangkal, mencibir ataupun tidak terima dengan apapun yang donghae katakan. Dia tau, mana mungkin hyungnya itu dapat meraih bintang untuknya.
kyuhyun hanya mengangguk .... tersenyum dengan paksa.
***
Kyuhyun tidak pernah tau bahwa donghae kesepian. Yang ia lihat selama ini donghae baik-baik saja. Selalu tersenyum, ramah pada para fans... juga terkadang begitu over dan bertingkah ke kanakan. Bukankah hal-hal seperti itu tidak tidak termasuk untuk katagori kesepian. Tapi kyuhyun tau dan menyadari. Donghae kesepian, entahlah ..... mengapa itu tiba-tiba terjadi.
***
Saat itu hujan ketika Kyuhyun berjalan keluar dari kamarnya dan masuk ke ruang tamu dari asrama mereka. Kyuhyun memperhatikan ruangan begitu tampak sepi. Ia melangkah untuk mencari seseorang. lalu kemudian ia menemukan pintu kamar donghae terbuka. Kyuhyun mencoba untuk membukanya pelan-pelan. Ia mendapati donghae sedang duduk menatap keluar jendela.
"Hyung, kau baik-baik saja?" ia ragu-ragu saat ia berbicara, berharap Donghae mendengarnya.
Donghae tidak menoleh, ia hanya diam di sana dengan matanya terpaku ke jendela. Kyuhyun ikut terbawa suasana dan diam. Kyuhyun memperhatikan donghae dengan teliti, mengikuti arus jalannya jari donghae yeng membentuk gambar sebuah hati (read=heart) di sebuah kaca yang ditatapnya sejak tadi, namun secara perlahan gambar itu rusak oleh aliran air hujan yang mengalir.
"Lihat, Kyuhyun." Donghae akhirnya berbalik untuk melihat Kyuhyun
"Hatiku, itu rusak."
"apa yang terjadi padamu hyung?" tanya kyuhyun hati-hati
Donghae diam sejenak, menatap kyuhyun dengan senyumnya, lalu secara cepat ia berbalik ke posisi semula. Memperhatikan kaca jendela yang dibasahi air hujan.
Kyuhyun tahu Donghae menangis. Donghae sering menangis, tapi kyuhyun tidak pernah melihat air mata donghae sebelumnya, kecuali adalah air mata kebahagiaan.
"Hatiku kosong."
Donghae memiringkan kepalanya kembali, menarik napas dalam-dalam, dan berbalik kembali ke Kyuhyun dengan senyum terpaksa di wajahnya. Kyuhyun masih tidak tahu harus berkata apa karena ia benar-benar membenci Donghae kesepian seperti ini.
"Duduk di sampingku, kyu." Donghae menepuk ruang kosong di sampingnya di dekat jendela.
"aku tidak bisa hyung." Kata kyuhyun menarik langkahnya untuk keluar kamar donghae, dia tidak mau melihat raut kekecewaan dimata donghae.
"Saya memiliki sebuah wawancara saat ini, jadi saya harus pergi sekarang." Lanjut kyuhyun kemudian
Kyuhyun mengutuk dirinya sendiri, emosi pada hatinya sendiri. ini adalah kedua kalinya dalam lima belas menit melihat donghae sedikit cukup tenang, tapi mengembalikannya lagi pada rasa sepi seperti semula.
"Oh." Donghae suara adalah hampir tak terdengar ke Kyuhyun. "Oh, oke."
kemudian kyuhyun melangkah berjalan ke luar. Kini, donghae sendirian lagi.
***
saat Kyuhyun kembali, ia menemukan Donghae masih di tempat yang sama seperti sebelumnya.
"Hyung?"
"Hmm?" Donghae merespon dari tempatnya, masih tidak menoleh.
Kyuhyun tidak mengatakan apa-apa setelah itu karena ia tidak tahu harus berkata apa.
dia menanggalkan jaketnya dan menggantungkannya di atas gantungan baju.
"boleh aku duduk disampimu hyung?" tanya kyuhyun ragu-ragu
Donghae tersenyum tulus dan menepuk ruang sama seperti yang ia lakukan ketika pertama kali menyuruh kyuhyun untuk duduk. Kyuhyun duduk di samping Donghae.
"Mengapa tidak istirahat, kyu?" Donghae tersenyum lagi
"Itu tidak rusak." jawab Kyuhyun sederhana, tetapi ia mulai menjelaskan.
Donghae bingung, masih menunggu kyuhyun untuk melanjutkan kata-katanya.
“ hyung, boleh aku tau kenapa kau tiba-tiba seperti ini ?” pinta kyuhyun
“kenapa pada diriku” donghae menegaskan. Kyuhyun tersenyum
“ hyung, kau kesepian .............” tanya kyuhyun lagi
“ seperti itu kah aku sekarang ......kyu, terkadang manusia merasa bosan dengan apa yang dilakukannya. Semua orang tau itu. Aku, kau dan anggota suju lainnya. Tapi percaya padaku ....segalanya bisa berubah bukan. Apapun itu” tutur donghae
“ kau merasa bosan berada di sini hyung?”
“ tidak sepenuhnya ......”
“lalu kenapa ?”
“ kyu. Kita adalah seorang penyanyi bukan. Apa yang kita lakukan setiap hari. Bernyanyi, menari, melakukan show-show yang membuat kita tidak dapat istirahat. Tapi aku berfikir hidup bukan hanya untuk hal-hal seperti itu”
“ itu adalah pekerjaan kita hyung” kyuhyun merangkul donghae
“ kyu, kau ingat sebuah lagu yang kita nyayikan bersama anggota superjunior lainnya ????” tanya donghae
“ lagu yang mana ?” kyu bertanya balik
“ I AM di album kedua kita” kata donghae tegas, matanya masih fokus pada rintikan hujan di kaca jendela
“ kenapa ?”
“ liriknya ... beberapa adalah nyata pada kita. Terutama pada apa yang aku rasakan sekarang...............................(donghae bernyanyi pelan),,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
(*Aku orang biasa
Hanya orang biasa
panggung yang meriah, banyak lampu
Suara hati ku tidak pernah lelah
Ketika ritme musik dimulai
Semua orang datang mencintaiku
Tapi bagiku itu hanya mimpi
Hidup di dunia yang luar biasa
di Belakang panggung, tak ada yang berbeda, aku orang biasa
Di atas keyboard putih
Lampu-lampu bersinar
Ketika aku menyanyikan lagu cinta
kau berada di sana, cahaya bersinar
Aku orang biasa
Percayalah padaku
Aku hanya orang biasa
Hanya orang biasa*)”
Kyuhyun membenarkan apa yang dikatakan hyungnya. Lalu ia menarik tangannya untuk menulis sesuatu di kaca jendela yang beruap karena bekas hujan yang turun.
Donghae memperhatikan gerakan tangan kyuhyun, begitu penasaran dengan apa yang akan ditulisnya.
“ sekali lagi aku katakan hyung .... itu tidak rusak ! hatimu akan baik2 saja” ucap kyuhyun tersenyum, jarinya masih berusaha menulis sesuatu .....
“ karena kau punya ..........” ucap kyuhyun. Menoleh ke arah donghae tersenyum.
Donghae memperhatikan tulisan yang tidak teratur dikaca jendela, sesuatu yang sangat berharga tertera disana. Kyuhyun menulisnya dengan bangga dan percaya diri. Donghae tersenyum ke arah kyuhyun.
“ aku tau ... karena merekalah yang mampu membuatku bertahan !” kata donghae dengan air mata yang mengalir, namun kali ini adalah air mata kebahagiaan.
Kyuhyun memeluknya.... donghae membalas pelukan kyuhyun berbisik ...
“ kyuhyunie ,,,,, gomawo ...!!!!”
Kyuhyun mengangguk dipelukan donghae. ...... ya karena satu nama yang ditulis kyuhyun adalah segala-galanya untuk donghae.
***
Kyuhyun membenarkan apa yang dikatakan hyungnya. Lalu ia menarik tangannya untuk menulis sesuatu di kaca jendela yang beruap karena bekas hujan yang turun.
Donghae memperhatikan gerakan tangan kyuhyun, begitu penasaran dengan apa yang akan ditulisnya.
“ sekali lagi aku katakan hyung .... itu tidak rusak ! hatimu akan baik2 saja” ucap kyuhyun tersenyum, jarinya masih berusaha menulis sesuatu .....
“ karena kau punya ..........” ucap kyuhyun. Menoleh ke arah donghae tersenyum.
karena kau punya .....
tulisan yang sederhana, mampu membuat donghae semangat, kembali tersenyum, menangis karena bahagia. Satu nama yang tak akan pernah dihapusnya didalam hati, satu nama yang selalu ia banggakan, satu nama yang menjadi mimpi di dalam hidupnya, satu nama yang memiliki arti lebih dari segala-galanya.
Kyuhyun menulis satu nama di kaca jendela yang basah ........
Satu nama itu adalah ...........................
Adalah ..... “ SUPER JUNIOR “
THE END
Tidak ada komentar:
Posting Komentar