Senin, 15 November 2010

Jorney A Dream's 1/3

Tittle : Journey A Dream’s
Cast Pairing : KyuHae, WonHyuk + Teuki
Rating : PG
Summary : Karena kami awalnya bukan siapa-siapa dan bukan untuk apa-apa. Namun di sinilah LONDON_INGGRIS awal pertemuan kami





Lee teuk atau sebutlah sebagai teuki, kini sedang gelisah menatap jam yang ada ditangannya. Sekali-kali ia menggertak pada dirinya sendiri atas apa yang terjadi saat ini. Sudah lebih dari tiga jam lebih teuki berada di sebuah halte di pinggir jalan, menunggu seorang pamannya datang untuk menjemputnya, namun sayang ... sampai detik inipun ia belum datang.

“ YA !!!!! aku sudah menunggumu sejak tadi kenapa tidak datang juga ! sekarang kau malah menyuruhku untuk datang sendiri,,, benar-benar keterlaluan kau !” teriak seseorang dibelakang teuki.
Teuki berbalik melihat seseorang yang marah-marah tersebut. Mendengar percakapan yang dilakukan orang tersebut, membuat senyum teuki tiba-tiba mengembang. Ia tau, orang itu adalah berasal dari korea seperti dia.
“ kau dari korea ???” tanya teuki pada laki-laki tadi tanpa basa basi sedikitpun
(laki-laki tersebut mengangguk ragu-ragu)
“ baguslah,,, sudah seharian penuh aku harus berbahasa inggris. Rasanya mulutku sudah berbusa” kata teuki sok akrab
“ menunggu seseorang ?” tanya teuki lagi
“ awalnya seperti itu. Tapi rasanya, tidak perlu lagi” jawab laki-laki kurus kecil dengan membawa tas ukuran cukup besar dipunggungnya
“ kau sendiri ?” tanya laki-laki itu berbalik
“ aku menunggu seseorang juga. Sudah lebih dari tiga jam bahkan aku berada disini” jawab teuki jujur
“ sudah kau hubungi lagi ... mungkin saja terjadi sesuatu pada temanmu itu” kata laki-laki tersebut
“ bukan teman. Tapi pamanku” ralat teuki singkat. Laki-laki itu hanya tersenyum.
“ sudah lama tinggal di London ?” tanya teuki
“ lumayan ... ketika semester 3, aku pindah kuliah ke London” jawabnya singkat
“ kenapa pindah ???? apa menurutmu .. universitas di korea tidak bagus ?”
“ tidak ... hanya saja, aku mencari kampus yang sesuai dengan cita-cita ku. Dan di negara dan kota ini, ada satu tempat dimana aku bisa mengembangkan cita-cita ku” katanya dengan senyum tersungkir di bibirnya
“ wuahhh ... luar biasa. Cita-cita semacam apa itu ?” tanya teuki penasaran
“ Fotografer, sejak kecil aku suka memotret. Dan disini .. aku belajar banyak hal” katanya lagi dengan senyum mengembang
“ kau sendiri ?” tanya laki-laki tersebut
“ aku disini bekerja dengan pamanku. Kebetulan, pamanku punya sebuah cafe disini .. aku ikut mengelolanya. Aku ingin buktikan kepada kedua orangtuaku, bahwa aku bukan laki-laki manja yang hanya bisa mengandalkan orang tua” tutur teuki penuh semangat.
(laki-laki itu mengangguk mengerti)
“ oh iya ... kenalkan, aku LEE TEUK, panggil aku Teuki ...” teuki memperkenalkan diri
“ aku LEE DONG HAE, kau boleh memanggilku DongHae” donghae ikut memperkenalkan diri
Pertemuan singkat itu benar-benar membuat keduanya mndapat sebuah pengalaman baru untuk pribadi masing-masing. Entahlah, secepat itu keduanya mengakrabkan diri.

Mereka masih berdiri seperti menunggu sebuah bus datang, namun sudah lebih dari 2 bus kosong berlalu dihadapan mereka, mereka tampak tidak perduli dan terus bicara.
Keduanya sibuk menceritakan tentang pengalaman, keluarga, bagaimana mereka bisa berada disini, dan mengapa memilih ada disini, juga tentu berbicara tentang pribadi mereka masing-masing. Sesaat pembicaraan itu terhenti, ketika teuki dan donghae mendengar seseorang bernyanyi dengan suara yang sangat bagus. Kedua laki-laki itupun menoleh untuk melihat. Sosok laki-laki berpostur tubuh tinggi sedang duduk tenang di deretan bangku halte, dengan gitar ditangannya, nampaknya orang itu tidak perduli dengan banyaknya orang di sekelilingnya. Dia tetap terus bernyanyi. Bernyanyi dengan lagu berbahasa korea.

Menyadari dirinya diperhatikan. Dia pun menghentikan aktivitasnya bernyanyi dan menatap heran ke arah teuki dan donghae, matanya seakan-akan bertanya ‘apa ada yang salah ?’. laki-laki itu berdiri dari duduknya dan berjalan menghampiri teuki dan donghae.

“excuse me, did I disturb you? (*permisi, apa aku mengganggu kalian*) ?” tanya laki-laki tersebut dengan pandangan khawatir
“oh no .... you made us surprised, surely you're from Korea? just like us! (*oh sama sekali tidak .... kau membuat kami terkejut, pasti kau berasal dari korea ? sama seperti kami !*)” jawab donghae
“really? you came from Korea as well. I'm so glad to hear it. (*sungguh ? kalian berasal dari korea juga. aku senang sekali mendengarnya*)” laki-laki itu tampak terkejut, namun senang terukir dari wajahnya yang polos.
“ suaramu bagus .... lagumu juga sangat bagus” ucap teuki
“ ahhhh,,, gomawoyo ..” laki-laki itu tersenyum ramah
“ aku Donghae, dan ini teman baru yang baru beberapa menit aku temui ... lee teuk, karena dia lebih tua dari kita ... jadi kita harus panggil dia ‘hyung’” kata donghae sambil memperkenalkan diri. Laki-laki itu tersenyum.
“ aku CHO KYU HYUN ....” ucapnya singkat sambil mengulurkan tangannya.
Baru saja ketiganya saling memperkenalkan diri. Sosok seseorang membuat ketiganya mengalihkan pandangannya pada sosok tersebut. Bukan karena apa-apa. Bahkan orang tersebut tidak membuat kekacauan atau melakukan tindak kriminal, dia hanya berdiri menunggu bus dengan tenang. Satu, yang membuat teuki, donghae dan kyuhyun menatapnya dengan pandangan cema. ‘HE’S SO HANDSOME’ !!!.
“ tidak baik memperhatikan orang secara diam-diam” kata laki-laki tersebut dengan tatapan tajam. Spontan teuki, donghae dan kyuhyun langsung beralih menatap lurus ke jalan raya secara bersamaan.
“ kita tertangkap” kata kyuhyun berbisik. Donghae menyikut tangan kyuhyun dengan cepat, menyuruhnya untuk diam

Laki-laki tersebut melangkah secara perlahan menghampiri tiga laki-laki yang menatapnya tadi. Lalu memutar kakinya untuk berdiri dihadapan mereka. Lagi-lagi teuki, donghae dan kyuhyun terkejut. Ketiganya spontan melakukan hal-hal aneh yang membuat laki-laki tersebut mengeryitkan kening. Teuki langsung berpura-pura berbicara melalui ponsel-nya, donghae menyibukan diri dengan tasnya dan berpura-pura mencari-cari sesuatu, kyuhyun spontan bernyanyi-nyanyi dengan gitar yang dibawanya. Laki-laki itu tersenyum melihat tingkah laku orang-orang dihadapannya.

“ aku CHOI SIWON,,,, senang melihat seseorang dengan warga yang sama sepertiku”
(ketiganya terkejut lalu kemudian saling pandang satu sama lain)
“ haiiiiiiiii siwon ....” sapa ketiganya bersamaan. Siwon tertawa, aneh rasanya melihat seorang laki-laki secanggung orang-orang dihadapannya.
“ kalian ???” tanya siwon. Tiga orang dihadapannya saling pandang lagi.
“ aku Lee Teuk ....” kata teuki singkat
“ aku Dong Hae ..” donghae memperkenalkan
“ aku Kyu Hyun ....” kyuhyun ikut-ikutan.

Siwon tersenyum dan mengangguk-angguk tanda bahwa ia mengerti. Ternyata kedatangan siwon yang akhirnya ikut bergabung bersama teuki cs membuat keadaan terasa dingin. Bukan karena teuki cs merasa takut, tapi karena sosok yang baru saja datang menghampiri mereka tampak seperti seorang pangeran tersesat di negeri orang. Namun keadaan canggung itu berubah menjadi 80% ketika seseorang dari kejauhan berlari menghampiri ke empat laki-laki yang berasal dari korea ini.

“ heiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii ............... akhirnya aku menemukan orang korea disini. aku LEE HYUK JAE, panggil aku HYUKI ... senang sekali bertemu dengan kalian. Aku baru saja mengalami kecelakaan kecil. Aku hampir di rampok seseorang disini, aku berbicara panjang lebar dengan bahasa inggris ku yang belum baik ... perampok itu nampaknya kebingungan, akhirnya aku bicara dengan bahasa ku sendiri .. oh tentu, dengan bahasa korea ... tapi kalian tau apa yang terjadi .....mereka malah semakin brutal mengejarku. Tapi akhirnya aku selamat” tutur hyuki panjang lebar kepada 4 orang dihadapannya yang memandangnya bingung. Hyuki menyadari kebingungan dihadapannya.
“ haiiii ...”sapa hyuki ragu-ragu sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal
“ hai jugaaaa ...” sapa ke empat laki-laki dihadapannya
“ jadi akhirnya kau selamat .... bagaimana bisa ?” tanya donghae memecah situasi
(semua menatap donghae, lalu mengangguk)
“ oh itu ... aku melarikan diri, dan dari kejauhan aku melihat kalian bicara dengan bahasa korea. Senang sekali rasanya bisa bertemu orang korea di sini ..” jawab hyuki
“ senang bertemu denganmu” donghae membalas
“ aku donghae, ini kyuhyun, ini lee teuk hyung dan ini siwon ....” donghae memperkenalkan diri, lalu memperkenalkan orang-orang disampingnya.
“ beruntung kalian berteman dengan sesama orang korea ...pasti kalian sedang berlibur” ucap hyuki
(semua menggeleng)
“ tidak !!!!” jawab ke empat orang dihadapannya
“ pertama .. kau salah ! kita semua baru saling mengenal di sini. Ke dua, kita semua punya project masing-masing disini. bukan untuk berlibur” tutur siwon serius.
“ benarkah ... ya tuhan, aku fikir kalian memang bersahabat. Wahhhh,,,, aku beruntung bisa bertemu kalian disini....” hyuki senang
“ jadi .... kita semua berteman !!!!” ucap hyuki semangat
(semua saling pandang satu sama lain. Berfikir, sedetik kemudian semuanya tersenyum dan berteriak)
“ BERTEMAN !!!!” teriak semuanya. Tidak perduli dengan dengan banyaknya orang yang tidak mengerti dengan apa yang mereka semua ucapkan.

Merekapun berteman, saling bertukar nomor telepon. Berbagi cerita dan pengalaman. Niat awal merekapun berubah. Karena sang paman tidak datang juga, teuki pun tidak perduli lagi ... ia tidak mau datang ke cafe untuk bekerja jika pamannya tak menjemputnya. Donghae juga membatalkan niatnya untuk melihat sebuah pameran foto yang sangat digemarinya. Kyuhyun yang ingin beranjak untuk pergi ke studio, bertemu dengan teman-teman satu band-nya pun dibatalkan. Siwon yang saat itu sedang bad mood dan mencari suasana baru tidak menyesali pertemuan siangkat ini. Dan juga hyuki ... liburannya pun menjadi menyenangkan setelah bertemu dengan orang-orang yang ternyata ‘SPECIAL’ di matanya.

INI ADALAH AWAL PERSAHABATAN MEREKA !!!!

***

_2 Minggu Kemudian_

Kyuhyun terlihat bosan dimejanya. Seorang dosen terbaik dari jurusan hukum sedang sibuk berbicara di depan kelas. Kyuhyun sudah sangat bosan sejak tadi. Bukan karena ia tidak mengerti dengan apa yang dijelaskan dosennya, tapi lebih kepada karena dia adalah satu-satunya masiswa yang berasal dari korea. Ini bukan salah siapapun. Seharusnya, kyuhyun bangga pada apa yang dimilikinya. Ia pintar dalam bidang apapun. Sekalipun ia terpaksa masuk dalam jurusan hukum, tapi tak pernah sekalipun kyuhyun mendapat nilai yang buruk. Tapi sebaliknya, nilai-nilainya mampu membawanya keliling dunia seperti saat ini. Kyuhyun adalah satu dari sekian banyak mahasiswa di korea yang beruntung dapat mengikuti program pertukaran pelajar. It’s good person cho kyu hyun.

Setelah selesai kelas, kyuhyun bersandar pada tempat duduknya dan menatap ponsel ditangannya. Ada empat nama asing di kontak ponselnya, nama-nama yang baru seminggu lalu dikenalinya. Tapi, nama-nama itulah yang membuat kyuhyun merasa kebingungan saat ini. Kyuhyun merasa kesepian dan butuh seorang teman. Biasanya, jika ia merasa bosan ... kyuhyun hanya akan kembali ke apartement-nya dan tertidur. Tapi kali ini berbeda, ia ingin sekali bertemu dengan nama-nama asing ini lagi. Dan pada akhirnya, kyuhyun mengambil ponselnya dan mengetik sebuah pesan pada satu diantara empat nama asing tersebut.

*” apa kabar hyung ... apa kau baik-baik saja ? sibukkah dengan pekerjaanmu ???? apa ada waktu saat ini”* kyuhyun mengetik pesan lalu mengirimnya dengan perasaan ragu-ragu. Belum sampai kyuhyun menutup ponselnya, tiba-tiba saja ponselnya berdering. Kyuhyun terkejut karena secepat itukah ..... kyuhyun langsung mengangkatnya.

“ ya hyung ... ini kyuhyun ...” ucap kyuhyun penuh rasa kerinduan
“ kyuhyunnnnnnnnnnnnnnnnnn .... ya tuhan, aku senang sekali kau menghubungiku !!! kau dimana sekarang ? sibukkah ? mau bertemu denganku sekarang ?” jawab seseorang diseberang sana. Kyuhyun terkejut dan tersenyum.
“ aku tidak sibuk hyung. Aku mau bertemu denganmu sekarang .... dimana ?” tanya kyuhyun tidak sabar
“ kita bertemu di halte tempat dimana pertama kali kita bertemu oke !!! nanti kita putuskan bersama kita akan pergi kemana” jawab seseorang dengan semangat di seberang sana.
“ oke !!!” kata kyuhyun semangat.

Kyuhyun tersenyum penuh kebahagiaan, dia benar-benar sudah tidak sabar untuk bertemu sahabat barunya. Tanpa aba-aba dari siapapun, kyuhyun langsung berjalan melangkah dengan cepat dan semangat.


Kyuhyun berdiri dihalte bus sambil sesekali melihat kesekeliling. Dia terlalu cepat berada disana. Tapi kyuhyun tampaknya tidak perduli sekalipun ia harus menunggu lama. Saat ini, kyuhyun tampil seperti laki-laki sederhana yang hidup di negeri orang. Hanya memakai T-Shirt berlengan panjang berwarna putih dan ditutupi dengan jaket kulit berwarna hitam pekat. Kyuhyun terlihat sangat tampan.

“ kyuhyunieeeeee ...” teriak seseorang yang ditunggu-tunggu kyuhyun sedang berlari ke arahnya. Kyuhyun tersenyum.
“ kau menungguku sejak tadi ?” tanyanya khawatir
“ tidak hyung ... tidak masalah untukku” jawab kyuhyun jujur. Laki-laki itu mengangguk.
“ gomawoyo ... Dong Hae hyung” ucap kyuhyun lagi. Donghae mendongak pada kyuhyun disampingnya sambil mengatur nafasnya
“ terima kasih untuk apa ?” tanya donghae bingung
“ untuk .. kau mau bertemu dan mengajakku pergi” jawab kyuhyun singkat. Donghae mendekati kyuhyun dan mengacak-acak rambutnya. Kyuhyun terkejut pada awalnya, namun semakin lama ia suka dengan sifat ramah donghae.
“ aku yang seharusnya berterima kasih padamu” kata donghae tersenyum. Kyuhyun membalas senyum donghae
“ jadi kita mau kemana hyung ?” tanya kyuhyun tanpa basa basi
“ ikut denganku .............” kata donghae penuh rahasia.

Setelah bus melewati halte tersebut. Donghae langsung menarik kyuhyun untuk naik. Dalam perjalanan donghae banyak sekali bercerita tentang hal-hal yang membuat kyuhyun tidak begitu terlalu mengerti. Atau bisa dikatakan, pembicaraan yang tidak penting. Tapi lagi dan lagi, kyuhyun tetap menyukai pribadi seseorang yang sedang bersamanya saat ini.

“ aghhh,, aku terlalu banyak bicara” kata donghae menyadari. Donghae melirik pada kyuhyun yang duduk disampingnya,
“ sekarang kau ... kenapa kau bisa ada di london ?” tanya donghae
“ aku terpilih sebagai salah satu mahasiswa di kampusku. Di korea, sebagai mahasiswa yang ikut dalam program pertukaran pelajar” ucap kyuhyun jujur
“ pertukaran pelajar ... wowwww ... kau pasti anak pintar !!! sudah berapa lama ?” tanya donghae seperti tertarik pada pembicaraan ini
“ sudah 3 bulan aku disini. dalam program ini ... akan menjadi 4 bulan masa dan waktunya” kata kyuhyun sedikit kecewa
“ kau kecewa karena itu terlalu cepat ?”tanya donghae melihat ekspresi sedih di wajah kyuhyun. Kyuhyun mengangguk.
“ kenapa ???? kau sudah jatuh cinta dengan negara dan kota ini rupanya” donghae asal menebak
“ bukan !!! aku tetap setia mencintai Korea, sekalipun negara ini sangat indah. Tapi .... sesuatu yang aku sesali adalah .... kalian !” jawab kyuhyun dengan pandangan datar
“ maksudmu ???” tanya donghae
“ kau ... teuki hyung, siwon hyung dan hyuki hyung ... sekalipun kita baru pertama kali bertemu dan bahkan kita belum bertemu lagi, tapi bagiku ... kalian sangat berharga. Aku, seperti melihat kembang apa di langit sana yang tak berhenti menyibakan apinya dengan indah. Itulah bagaimana pertama kali aku bertemu kalian, sungguh tidak bisa dilukiskan dengan apapun. Kita belum saling mengenal dekat, tapi sebentar lagi aku harus pergi dan kemabali ke korea” tutur kyuhyun sedih. Donghae mengerti dengan apa yang dimaksud kyuhyun. Mungkin itu sama untuk donghae.

(Donghae merangkul kyuhyun dan tersenyum tanpa menoleh ke arah kyuhyun)

“ kita sudah memutuskan sebagai sahabat ! tidak ada kata akhir untuk sebuah persahabatan. Tidak ada kata seperti mantan teman dalam persahabatan. Sekalipun tidak pernah bertemu lagi .... sosok seorang sahabat akan selalu melekat di hati kita” tutur donghae menenangkan kyuhyun
(kyuhyun memperhatikan donghae)
“ hyung, kau juga tidak akan melupakanku kan ?” tanya kyuhyun
“ aku hanya akan melupakanmu .... jika kau berubah menjadi alien, karena aku takut dengan alien” kata donghae dengan mimik wajah serius. Kyuhyun tertawa mendengar ucapan donghae.
“ kau sendiri hyung ... kenapa ada di london ?” tanya kyuhyun membalikan cerita
(donghae melepaskan rangkulannya dan memandang keluar jendela bus. Donghae sungguh tidak ingin mengatakannya, tapi ia tau ... terkecuali pada sahabat barunya ia akan menceritakan tentang dirinya)
“ aku sudah lama berada disini. ketika aku pindah kuliah pada semester tiga. Aku hidup sendiri di negeri orang. Aku punya teman tentu saja, tapi .. cara pandang mereka berbeda dengan pola pikir orang-orang korea seperti kita. Itu membuatku merasa takut sebenarnya” donghae memulai
“ jadi kau pindah kuliah ? kenapa ?” tanya kyuhyun penasaran, sama seperti pertanyaan teuki waktu pertama kali bertemu dengan donghae.
“ aku pindah kuliah karena aku punya tujuan” kata donghae melihat ke arah kyuhyun dengan wajah senang. Kyuhyun masih menunggu donghae untuk bercerita lebih lanjut.
“ aku suka foto dan aku bercita-cita menjadi seorang fotographer. Di korea, pembelajaran tentang bidang itu sangat dikit dan tidak terlalu bagus. Dan aku menemukan satu tempat khusus belajar mengenai fhotographer di sini. Dan karena itulah aku ada disini” kata donghae bangga. Kyuhyun tersenyum mengerti.
“ kelak aku akan menjadi seorang actor ... dan aku ingin kau memotretku dengan baik” kata kyuhyun bergurau. Donghae tertawa dan mengangguk mengiyakan ucapan kyuhyun.

Setelah sampai di pemberhentian bus. Donghae mengajak kyuhyun untuk berjalan. Kyuhyun sungguh ingin bertanya ‘kemana sebenarnya donghae akan membawanya’ tapi kyuhyun tidak berkata apapun dan bertanya apapun. Dia memilih untuk diam dan mengikuti langkah donghae.

Kyuhyun terkejut ketika ia hampir saja menabrak donghae dari belakang, karena donghae berhenti mendadak begitu saja. Kyuhyun mengikuti mata donghae melihat ke suatu tempat. ‘KOREAN COFFEA & KOREAN FOOD’. Donghae mengajak kyuhyun untuk masuk kedalam. Lagi-lagi kyuhyun dibuat donghae terkejut dengan seseorang dihadapannya yang saat ini sedang bertolak pinggang melihat mereka.

“ TEUKI HYUNGGGGGGGGGG ....” teriak kyuhyun tanpa sadar. Semua orang yang ada didalam melihat kyuhyun.
“ sorry ... sorry ...” kata kyuhyun bersalah
(Kyuhyun menghampiri donghae dan kyuhyun yang baru datang)
“ kalian .... memang benar-benar sangat energik. Aku sampai tidak percaya kalau donghae menghubungikun dan meminta alamat tempat ini. Coba lihat sekarang ... kalian ada disini” kata teuki penuh semangat
“ hyung ... kau bekerja disini ?” tanya kyuhyun bingung. Berbeda dengan donghae .... ketika di halte, teuki sudah menceritakan perihal ini padanya.
“ duduklah dulu, aku akan siapkan makanan untuk kalian, di meja sana .....(tunjuk teuki pada meja paling pojok) sambil menunggu yang lainnya. Masalah aku, donghae kau bisa ceritakan padanya ..” kata teuki sambil berlalu begitu saja
“ yang lainnya ? maksudnya ? apa ada orang lain selain kita ?” tanya kyuhyun. Donghae hanya tersenyum lalu melangkah ke meja yang ditunjuk teuki. Kyuhyun mengikuti.
“ hyung, kau belum jawab aku !” kata kyuhyun penasaran setelah ia duduk.

Donghae akhirnya menceritakan perihal leeteuk yang bekerja ditempat ini bersama pamannya. Setelah panjang lebar donghae menceritakan. Sampailah pada titik pertanyaan selanjutnya. Namun sayang, donghae tidak mau menjawab pertanyaan kedua kyuhyun tentang akan ada orang lain selain mereka bertiga.

“ hyung ... kenapa kau harus merahasiakannya padaku” rengek kyuhyun pada donghae.
“ aku rasa aku tidak perlu memberitaumu ... lihatlah” kata donghae menunjuk pada seseorang yang sedang berjalan menghampiri mereka. Kyuhyun mendongak untuk melihat. Matanya terkejut ketika sosok itu sudah duduk dihadapannya.
“ SIWON HYUNG !” teriak kyuhyun lagi
“ kyuhyun, kau senang sekali berteriak-teriak sih ...” donghae jengkel
“ senang sekali bisa bertemu kalian. Donghae, terima kasih sudah menghubungiku” kata siwon
(donghae mengangguk)
“ aku bertemu hyuki di pintu masuk” kata siwon jujur
“ HYUKI HYUNG ... !!!” teriak kyuhyun lagi. Donghae memukul kepalanya.
“ lalu dia dimana ..” tanya donghae
“ aku di sini ...” ucap hyuki berlari menghampiri teman-temannya. Kemudian duduk di samping siwon. Semuanya saling pandang dan tersenyum. Mereka sama sekali tidak menyangka, bahwa mereka akan bertemu lagi.
“ aku harap kau suka dengan semua makanan ini” ucap teuki datang membawa banyak makanan. Lalu kemudian duduk bergabung bersama yang lainnya setelah memperkenalkan pamannya.
“ wowww, aku sudah merindukan masakan korea ...” kata teuki berbunga-bunga
“ sepertinya kalian semua bebas hari ini ?” tanya teuki memulai pembicaraan
“ aku baru pulang dari kampus” kata kyuhyun pertama
“ aku juga ...” lanjut donghae
“ aku baru saja selesai melukis di galeri” kata siwon memecahkan keremaian sebelumnya
“ MELUKIS ????” teriak hyuki. Siwon mengangguk
“ aku berada di london untuk membuka sebuah galeri lukisan, dan semua lukisan yang ada di galeri adalah buatanku” kata siwon jujur
“ kau suka melukis ?” tanya donghae. Siwon mengangguk
“ ya ... dan aku membuka sebuah toko untuk menjual lukisanku disini bersama seorang teman” kata siwon lagi, semua mengangguk mengerti. Jadi itu alasan dia berada di london
“ hyuki bagaimana denganmu ?” tanya siwon mengalihkan pembicaraan, seakan takut teman-temannya bertanya lebih lanjut
“ aku ... aku disini memang sedang liburan. Kebetulan,,,,, kebetulan ... aku suka negara ini dan aku senang bisa berlibur disini” kata hyuki hati-hati
(semua menatap hyuki penuh tanda tanya, seperti ada kejanggalan dalam penuturannya. Tapi masing-masing dari mereka tidak ingin mempertanyakan itu lebih lanjut)
“ ya sudah ... kita makan sekarang. Aku yang traktir !!!!!” kata teuki semangat.
“ oke ..oke,,, .....” donghae mengambil kamera yang sangat berharga miliknya dan memotret semua teman-temannya.

Teuki dan yang lainnya benar-benar senang dengan pertemuan kedua mereka. Memang, ada sedikit kejanggalan pada cerita dari masing-masing pribadi. Seperti ada rahasian dibalik setiap pernyataan. Tapi, mereka sama sekali tidak memperdulikan hal itu ... karena moment seperti ini benar-benar tidak boleh dirusak oleh pernyataan apapun juga.

***

*Mereka bertemu disaat yang tepat ! tetapi, mereka berpisah tidak disaat yang tepat !!!!*

Siwon dan kyuhyun kembali ke korea terlebih dahulu tanpa pamit kepada semua temannya. Pasti ada alasan tersendiri mengapa keduanya tidak memberi kabar. Dan masih tersisa donghae, hyuki dan teuki. Donghae masih harus berada di london selama 2 hari lagi setelah selesai mengurus tentang kembalinya ia ke korea. Hyuki akan bersiap pulang ke negaranya dengan membawa apa-apa kecuali kenangan manis bersama teman-temannya. Awalnya hyuki tidak ingin pulang secepat ini, tapi mengingat bahwa sang ibu berada sendiri, ia pun menghapus keinginannya dan pulang. Setelah pamit kepada ayah dan ibu tirinya, hyuki langsung mencari teuki dan donghae untuk memberitau kepada 2 sahabatnya yang masih tersisa.

Matanya merah menahan air mata. Donghae dan teuki mengantarnya ke bandara dengan hati sedikit sedih, karena pada akhirnya satu persatu mereka berpisah.

“ aku berharap dapat bertemu dengan kalian lagi di lain waktu” kata hyuki sambil mengapus air matanya yang sudah jatuh dipipinya.
“ ya ...” hanya itu yang dapat diucapkan teuki. Donghae hanya memeluk siwon dan menenangkannya.
“ aku akan merindukanmu kawan” ucap donghae sambil mengacak-acak rambut hyuki
Hyuki berjalan semakin jauh meninggalkan donghae dan teuki. Perlahan bayangan hyukipun hilang. Donghae sesaat tersenyum, namun air matanya tak henti-hentinya mengalir. Teuki memeluknya dengan penuh kesabaran mencoba menenangkan donghae. Sebisa mungkin teuki tidak menangis.
“ apa yang membuatmu menangis donghae ?” tanya teuki ketika mereka duduk ditaman dekat bandara
“ aku kehilangan teman” jawab donghae singkat
“ donghae ,,, aku yakin kelak kita bisa bertemu lagi bukan ...” teuki bicara dengan bijak, matanya fokus ke depan. Donghae mendongak pada teuki.
“ hyung .....aku akan meninggalkanmu besok” kata donghae berusaha bicara. Teuki hanya mengangguk tanpa bicara apa-apa.
“ aku juga akan kembali .... tapi aku tidak tau kapan aku akan kembali” teuki melihat donghae, donghae menangis memeluk teuki penuh dengan rasa kekecewaan. Mengapa secepat ini mereka harus berpisah. Kenapa tidak disaat yang tepat.

***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar